Pemkab Sragen Buka Posko Aduan Seleksi Perdes Selama 3 Hari

Audiensi calon perdes dengan Bupati di ruang rapat Bupati Sragen, Senin (13/8 - 2018). (Solopos/Tri Rahayu)
13 Agustus 2018 20:15 WIB Kurniawan Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen membuka Posko Aduan Seleksi Perdes selama tiga hari, Selasa-Kamis (14-16/8/2018), di Kantor Inspektorat Sragen.

Posko tersebut sebagai respons Pemkab Sragen atas gelombang protes dan unjuk rasa peserta seleksi perangkat desa (perdes) yang menuding ada indikasi permainan dan kecurangan pada pelaksanaan ujian serentak Senin (13/8/2018).

Anggota Posko Aduan Seleksi Perdes Sragen, Wahyu Widayat, mengatakan posko aduan terdiri dari berbagai unsur organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Inspektorat, Badan Kesbangpol, Bagian Pemdes, dan Bagian Hukum.

"Posko ini kami buka tidak lama karena harus berpacu dengan waktu. Posko kami buka mulai Selasa hingga Kamis. Kami ambil waktu itu karena batas akhir penetapan SK pengangkatan perdes pada 20 Agustus 2018 hingga 21 Agustus 2018. Setiap aduan yang masuk akan kami verifikasi dan cek hingga tahu kepastiannya seperti apa," ujar dia kepada awak media, Senin (13/8/2018).

Wahyu menerangkan bila hasil verifikasi aduan menunjukkan adanya indikasi pelanggaran pidana, tim posko akan melemparnya ke Polres Sragen untuk ditindaklanjuti.

"Dengan adanya posko ini harapan kami akan memperlancar keseluruhan proses rekrutmen perdes hingga tahap pelantikannya. Ini adalah respons Bupati untuk ngawekani agar semua segera terang benderang," sambung dia.

Wahyu menerangkan tim Posko Aduan Seleksi Perdes diketuai Sekda Sragen, Tatag Prabawanto. Sedangkan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wabup Sragen Dedy Endriyatno sebagai penanggung jawab.

"Langkah ini menyikapi situasi yang berkembang. Toh tidak ada aturan yang kami tabrak," tambah Wahyu.

Ihwal teknis pengaduan, dia meminta agar masyarakat melengkapi aduan dengan data-data pendukung, termasuk narasi laporannya. "Dengan begitu nanti tim tinggal mengkaji bareng-bareng, cek lapangan, dan lihat indikasinya. Bila arahnya pidana, langsung kami serahkan kepada polisi. Target pendirian posko ini membantu agar keseluruhan proses rekrutmen lancar sampai pelantikan, dan meminimalkan permasalahan yang akan muncul," urai Wahyu diamini struktural Tim Posko Pengaduan Seleksi Perdes.

Tokopedia