Kecelakaan, Kasi Tapem Sidoharjo Wonogiri Meninggal Terlindas Truk

Polisi dan warga mengevakuasi tubuh Ismu Wardoyo setelah terjadi kecelakaan lalu lintas di Sempon, Pandeyan, Jatisrono, Wonogiri, Selasa (14/8 - 2018) pagi. (Istimewa/Humas Polres Wonogiri)
14 Agustus 2018 18:37 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI — Kisah tragis menimpa Kepala Seksi Tata Pemerintahan (Kasi Tapem) Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Ismu Wardoyo, 55, yang meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Sempon, Pandeyan, Jatisrono, Wonogiri, Selasa (14/8/2018) pukul 07.20 WIB.

Kala itu, Ismu Wardoyo yang merupakan warga Dusun Jatisrono, Desa Jatisrono, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, dalam perjalanan menuju kantornya.

Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto, kepada wartawan, menceritakan kecelakaan bermula ketika Ismu Wardoyo mengendarai Honda Beat berpelat nomor AD 2163 RI melaju di Jalan Jatisrono-Sidoharjo dari timur.

Ismu Wardoyo berada di belakang dump truk berpelat nomor AE 8305 UF yang dikemudikan Sutiman, 54, warga Kendal, Girimarto, Wonogiri. Sesampainya di depan Masjid Amanah, Sempon, Ismu berusaha mendahului dump truk dari sisi kanan.

Namun, di tengah jalan terdapat traffic cone atau sarana rambu lalu lintas berbentuk kerucut. Sepeda motor yang Ismu kendarai menyerempet traffic cone. 

Setelah menyerempet traffic cone, Ismu kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh ke sisi kiri. Tubuhnya masuk kolong dump truk dan seketika terlindas. Luka parah membuatnya meninggal dunia dalam kecelakaan Wonogiri.

Camat Sidoharjo, Mulyono, mengaku kaget mendapat kabar Ismu Wardoyo meninggal dunia akibat kecelakaan di Wonogiri. Menurut informasi dari keluarga, Ismu saat itu hendak menuju ke kantor.

Pada Selasa sedianya Ismu Wardoyo akan menjalankan tugas sebagai anggota tim penilai lomba sistem keamanan lingkungan (siskamling) tingkat kecamatan. Penilaian lomba dimulai Senin (13/8/2018) dan akan berakhir pada Kamis (16/8/2018) mendatang.