Ini Keuntungan Tukar Kartu ATM Dengan GPN

Ilustrasi ATM. (Solopos/Dok)
16 Agustus 2018 02:00 WIB Bayu Jatmiko Adi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kampanye Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) akan digelar di Solo mulai Minggu (19/8/2019). Akan ada klinik GPN serta sosialisasi serentak oleh Bank Indonesia (BI) dan perbankan di Soloraya di kawasan Car Free Day (CFD) Solo.

Sedangkan pada 20-27 Agustus akan ada pekan penukaran kartu ATM lama dengan kartu ATM baru berlogo GPN. Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Bandoe Widiarto, mengatakan pada kegiatan tersebut akan ada kegiatan edukasi oleh perbankan mengenai GPN yang dipadukan dengan kegiatan fun walk dan fun bike serta hiburan.

"Kami juga melibatkan sejumlah komunitas, mereka akan berjalan dari Loji Gandrung menuju kawasan Ngarsopuro sambil memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang GPN. Ada yang jalan kaki, ada yang bersepeda," kata dia kepada wartawan di Solo, Rabu (15/8/2018).

Menurutnya kegiatan pada Minggu akan difokuskan di kawasan Ngarsopuro. Selain ada panggung hiburan, di lokasi itu juga akan dibuka klinik GPN.

Klinik tersebut akan melayani masyarakat yang membutuhkan konsultasi mengenai GPN. Tema yang diangkat pada kegiatan itu adalah GPN Sebagai Pemersatu Transaksi Pembayaran Nasional.

Selain itu, pada 20-27 Agustus akan ada pekan kampanye penukaran kartu GPN. "Sebenarnya saat ini pun masyarakat sudah bisa menukarkan kartu ATM yang lama dengan kartu ATM berlogo GPN di bank-bank yang bersangkutan. Tapi mulai Senin [20/8/2018] nanti akan dilakukan secara serentak. Selain di kantor bank di wilayah Soloraya, penukaran direncanakan juga dibuka di kantor pemerintah daerah di Soloraya dan beberapa kampus perguruan tinggi."

Menurutnya latar belakang BI mendorong adanya GPN karena sistem pembayaran saat ini dinilai belum interkoneksi. Menurutnya, sistem pembayaran yang berlaku harus aman dan efisien.

Sementara saat ini belum efisien dengan adanya indikasi belum terjadi interkoneksi mesin ATM semua bank. Di sisi lain, BI juga melihat sistem pembayaran saat ini kurang aman karena pemrosesan data harus dilakukan di luar negeri.

Dengan GPN keamanan data lebih terjaga karena seluruh proses dilakukan di dalam negeri melalui jaringan domestik. Bandoe mengatakan melalui GPN, transaksi juga akan lebih lancar karena antarsistem telah terkoneksi. Artinya apa pun kartu ATM yang digunakan bisa melakukan transaksi di satu mesin EDC atau ATM yang sama.

Meski begitu dia mengakui masih ada kendala dengan keberadaan GPN. Kartu GPN belum dapat digunakan untuk pembayaran ke luar negeri. Untuk itu jika masyarakat memerlukan fasilitas untuk pembayaran ke luar negeri, ada baiknya memiliki lebih dari satu kartu, yaitu kartu GPN dan kartu biasa yang bisa digunakan untuk transaksi antarnegara.

"Mudah-mudahan ke depan GPN juga bisa digunakan untuk transaksi ke luar negeri," kata dia.

Dia menjelaskan untuk menukarkan kartu ATM lama dengan kartu ATM GPN, masyarakat cukup mendatangi bank yang bersangkutan dengan membawa kartu yang lama dan kartu identitas diri. Sedangkan untuk nasabah baru akan diarahkan untuk langsung memiliki kartu GPN.

Sementara itu dari beberapa bank mengaku sudah melayani penukaran kartu GPN saat ini. Kepala Operasi BCA Cabang Solo Slamet Riyadi, Krismianto, mengatakan sudah ada 145 kartu GPN yang terdistribusikan.

"Untuk program ini [Kampanye GPN] kami pun sudah menyiapkannya," kata dia.

Penukaran kartu GPN juga telah dilakukan oleh Bank Mandiri, BNI dan bank-bank lain di wilayah Solo.