HUT RI, Warga dan Pelajar Kibarkan Bendera Jumbo di Sukoharjo

Pelajar SDN 4 Joho dan MTs Sukoharjo mengikuti upacara seusai menaikkan bendera merah putih di halaman Rusunawa, Joho, Sukoharjo, Kamis (16/8/2018). (Istimewa - Bimo Wijanarko)
16 Agustus 2018 14:15 WIB Trianto Heri Suryono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Puluhan warga dan pelajar di Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo, menyambut HUT ke-73 RI dengan cara mengibarkan bendera raksasa ukuran 12 meter kali 16 meter di halaman Rusunawa, Joho, Kamis (16/8/2018).

Sebanyak 70-an warga dan pelajar SDN 4 Joho dan MTsN Sukoharjo menarik beramai-ramai bendera tersebut sebelum berbaris dan membentuk formasi upacara bendera. Lurah Joho, Wisnu, membacakan teks proklamasi di acara tersebut.

Koordinator aksi, Bimo “Kokor” Wijanarko, menyatakan perjuangan pahlawan patut diapresiasi karena Indonesia mampu bertahan hingga 73 tahun. Menurutnya, semua penjajah dikalahkan oleh pejuang Indonesia hingga meraih kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

“Tugas kita dalam mengisi kemerdekaan adalah merdeka dari korupsi. Semua tidak boleh korupsi, pejabat tidak korupsi dan warga juga tidak boleh korupsi,” ujarnya.

Penggagas Museum Rekor Sukoharjo (Muresko) iitu menyatakan membangkitkan rasa nasionalisme kepada generasi bangsa bisa dilakukan dengan cara unik, yaitu mengibarkan bendera besar bersama-sama.

“Pelajaran tentang nasionalisme bisa dengan hal unik, anak-anak bekerja sama dengan sungguh-sungguh menaikkan bendera merah putih. Bekerja sama tanpa melihat usia. Kejadian tadi [kibarkan bendera] berbanding terbalik dengan politikus yang saling hujat lawan politik,” ujarnya.

Tokopedia