20.000 Karyawan Menari, Sritex Pecahkan Rekor Dunia

Presiden Direktur (Presdir) PT Sritex Tbk, Iwan Setiawan Lukminto (kiri), memperlihatkan piagam Muri, Jumat (17/8 - 2018). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
17 Agustus 2018 21:15 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) memecahkan rekor dunia yang tercatat di Museum Rekor Indonesia (Muri), Jumat (17/8/2018). Perusahaan yang bergerak di bidang tekstil terpadu ini mencatatkan rekor Menari Maumere dan Sajojo dengan peserta terbanyak yakni 20.000 orang.

Puluhan ribu karyawan Sritex menari Maumere dan Sajojo secara bersamaan seusai upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan RI dan HUT ke-52 Sritex, Jumat. Bahkan, Presiden Direktur (Presdir) PT Sritex Tbk, Iwan Setiawan Lukminto, beserta istri dan Wakil Presdir PT Sritex Tbk, Iwan Kurniawan Lukminto turut berlenggak lenggok menari Maumere dan Sajojo.

Penyerahan piagam pemecahan rekor menari massal dilakukan Senior Manager Muri, Sri Widyawati, dan diterima Iwan Setiawan Lukminto.

“Jadi pemecahan rekor menari massal Maumere dan Sajojo yang diukir PT Sritex bukan hanya level nasional melainkan level dunia. Baru ini ada puluhan ribu karyawan dalam satu perusahaan menari massal,” kata Sri Widyawati.

PT Sritex kerap mencatatkan rekor sejak beberapa tahun lalu. Pada 2016, Pt Sritex memecahkan rekor untuk peserta terbanyak penyuluhan narkoba dalam satu perusahaan.

Sebelumnya, PT Sritex telah mencatatkan rekor baru seperti perusahaan dengan desain pakaian terbanyak, penyedia seragam militer dan saham terbanyak. “Saya mengapresiasi gagasan dan ide PT Sritex yang telah berulang kali mencatatkan rekor Muri,” ujar Sri Widyawati.

Upacara bendera diawali dengan pemeriksaan barisan peserta yang dilakukan Iwan Setiawan Lukminto dengan naik mobil jip terbuka. Iwan menyebutkan PT Sritex selalu berinovasi dan melakukan penelitian untuk menyesuaikan selera pasar. Inovasi itu berupa berbagai seragam multifungsi seperti antiair, antiradiasi dan antipeluru.

“PT Sritex juga berpartisipasi dalam event Asian Games 2018. PT Sritex memproduksi merchandise resmi Asian Games yang dijual di setiap venue di Jakarta dan Palembang,” tutur Iwan.

Saat ini, PT Sritex mematok standar mutu tinggi dengan melakukan integrasi lima lini produk yakni pemintalan, penenunan, pencetakan, pencelupan dan garmen. Kelima lini produk itu disinergikan dengan strategi perusahaan yakni normalisasi kapasitas produk baru, efisiensi operasional dan produksi inovasi produk bernilai tambah serta memperkuat struktur modal dan likuiditas.

Hal ini sesuai dengan filosofi trilogi Sritex yakni perusahaan adalah sawah ladang bersama, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini, serta terikat sebagai keluarga besar yang mengutamakan persatuan dan kesatuan. Upacara bendera itu juga dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Gatot Nurmantyo.

Tokopedia