Heroik! Anggota Kodim Klaten Panjat Tiang Bendera Selamatkan Kait Lepas

Serma Timbul Prawoto memanjat tiang bendera saat upacara HUT RI di Cawas, Klaten, Jumat (17/8 - 2018). (Facebook Penramil Cawas)
17 Agustus 2018 16:15 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan RI di Lapangan Barepan, Kecamatan Cawas, Klaten, Jumat (17/8/2018) pagi, menghadirkan kisah heroik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber termasuk unggahan akun Facebook Penramil Cawas, Jumat siang, aksi heroik itu dilakukan Babinsa Koramil 20/Cawas Kodim 0723/Klaten, Serma Timbul Prawoto. Awalnya upacara yang dihadiri Camat Cawas, Much. Nasir, itu berjalan lancar. Satu per satu tata tertib upacara dijalankan.

Sampai tibalah saat pengibaran bendera Merah Putih. Petugas pengibar bendera berjalan tegap ke arah tiang. Saat akan membentangkan bendera Merah Putih, pengait bagian atas atau yang berada di bagian warna merah terlepas.

Pengait itu tertarik hingga ujung tiang bendera. Melihat hal itu Babinsa Koramil 20/Cawas Kodim 0723/Klaten, Serma Timbul Prawoto, yang menjadi Perwira Upacara dan berdiri tidak jauh dari tiang bendera spontan meninggalkan posnya dan memanjat tiang bendera setinggi 15-20 meter untuk meraih tali yang terlepas.

Timbul mengambil pengait dan membawanya turun supaya petugas upacara bisa melanjutkan prosesi pengibaran bendera. Aksi itu berlangsung sangat singkat sekitar 15 detik.

“Jarak Serma Timbul dengan tiang bendera cukup dekat, 2-4 meter. Sebagai perwira upacara, dia langsung memanjat tiang dan membawa pengait turun dan dilanjutkan pengibaran bendera,” kata Komandan Kodim 0723/Klaten, Letkol (Inf) Eko Setyawan, saat dihubungi Solopos.com, Jumat siang.

Berkat kesigapan serma Timbul Prawoto tersebut, upacara pengibaran bendera dapat dilanjutkan hingga saat lagu kebangsaan Indonesia Raya selesai, bendera Merah Putih dapat sampai di puncak tiang.

Eko menilai aksi tersebut menunjukkan Serma Timbul Prawoto termasuk prajurit yang cerdas dan mampu berpikir cepat dalam situasi sulit. “Pada intinya kami mengapresiasi dan akan memberikan penghargaan kepada yang bersangkutan,” ujar Eko.

Camat Cawas, Much. Nasir, mengatakan saat pengait terlepas, lagu Indonesia Raya sudah dikumandangkan. Namun, berkat kesigapan Serma Timbul Prawoto, bendera berhasil dikibarkan di puncak tiang bendera seiring dengan selesainya lagu Indonesia Raya.

“Saat bendera dibuka, tali sudah dikaitkan, mungkin karena yang membentangkan bendera terlalu keras sehingga tali terlepas. Kemudian, Pak Timbul naik ke tiang untuk mengambil tali tersebut. Kemudian, bendera dapat dikibarkan kembali sebelum lagu Indonesia Raya selesai,” kata Nasir.