Beras Sachet 200 Gram Sudah Tersedia di Solo

Pedagang Pasar Legi, Solo, Ali Wiyono, menunjukkan beras saset yang dia jual, Kamis (16/8 - 2018). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)
18 Agustus 2018 15:15 WIB Bayu Jatmiko Adi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Beras kemasan sachet ukuran 200 gram mulai dipasarkan di Solo oleh Badan Urusan Logistik (Bulog). Beras tersebut dijual dengan harga sekitar Rp2.500 per sachet.

Pendistribusian yang dilakukan saat ini sebagai salah satu upaya sosialisasi atau pengenalan produk ke masyarakat. Berdasarkan pantauan Solopos.com, Kamis (16/8/2018), beras sachet tersebut sudah tersedia di beberapa pedagang di Pasar Legi.

Salah satunya di lapak beras milik Ali Wiyono. Beras dengan merek Beraskita Premium tersebut memiliki kemasan dengan dominasi warna kuning kombinasi oranye. Pada kemasan tertulis diproduksi/dikemas oleh Perum Bulog.

Ali mengaku sudah menjual beras tersebut sejak pekan lalu. Beras dengan berat 200 gram tersebut dijual dengan harga Rp2.500/sachet. Ada empat renteng beras sachet yang dia tempatkan pada sebuah wadah yang tertata berdampingan dengan beras kiloan yang dia jual.

Setiap renteng ada lima sachet beras. "Tapi ini belum ada yang laku. Mungkin belum banyak yang tahu itu adalah beras kemasan," kata dia saat ditemui Solopos.com di lapaknya, Kamis.

Menurutnya, konsumen yang datang masih lebih memilih beras kiloan. Pedagang lain, Maryani, juga sudah menjual beras sachet tersebut. Namun sama seperti Ali, beras sachet tersebut belum banyak diketahui masyarakat sehingga penjualannya pun belum optimal.

"Saat ini belum laku. Padahal sudah cukup lama tersedia," kata dia.

Di sisi lain, beras sachet tersebut belum tersedia secara merata di Solo. Salah satu pedagang Pasar Sangkrah, Kusmadi, mengaku belum menjual beras sachet tersebut. Bahkan dia belum mengetahui sudah ada beras kemasan sachet ukuran 200 gram.

Pedagang di Pasar Nusukan, Didik, juga mengatakan belum ada beras sachet dari Bulog yang dijual di tempatnya. Kepala Bulog Subdivre Surakarta, Titov Agus Sabelia, mengatakan beras sachet kemasan 200 gram sudah dipasarkan di Solo meskipun lokasi penjualannya belum merata.

"Saat ini telah dipasarkan di sebagian Kota Solo dan sebagian kecamatan di Sukoharjo yang berbatasan dengan Kota Solo," kata dia kepada Solopos.com, Kamis.

Menurutnya saat ini Bulog masih melakukan tahap pengenalan produk kepada masyarakat. Diinformasikan sebelumnya, Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jawa Tengah (Jateng) memproduksi beras kemasan 200 gram sebanyak 23.966 sachet.

Tujuan pemasaran beras sachet, selain untuk mengantisipasi ulah mafia beras yang menyebabkan harga beras melambung, juga untuk mempermudah masyarakat memperoleh beras premium dengan ukuran praktis dan ekonomis.


Tokopedia