Ternyata Harga Kambing di Mekkah Murah, Mau Tahu?

calon haji berpamitan dengan keluarganya di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. (Solopos/Nicolous Irawan)
19 Agustus 2018 21:39 WIB Tika Sekar Arum Solo Share :

Solopos.com, MEKKAH -- Seluruh calon haji (calhaj) asal Indonesia melakukan haji secara tamattu' atau melaksanakan ibadah umrah lebih dulu baru haji. Dengan demikian, jemaah calhaj asal Indonesia diwajibkan membayar denda atau lebih dikenal dengan sebutan dam (darah) sesuai ketentuan di dalam Alquran.

Pembayaran dam dilakukan dengan cara menyembelih seekor kambing atau domba pada hari tasyrik. Seorang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kota Solo, Samsu, membeberkan harga kambing atau domba di Mekkah sekarang rata-rata mencapai 350 RAS (Arab Saudi Riyal) sampai 450 RAS. Dengan nilai tukar RAS terhadap rupiah Rp3.888/1 RAS, harga seekor kambing atau domba di Mekkah tahun ini rata-rata Rp1,36 juta hingga Rp1,74 juta atau tidak jauh beda dengan harga kambing di Tanah Air.

"Seluruh calhaj asal Indonesia melakukan haji secara tamattu'. Jadi semua jemaah calhaj akan menyembelih hewan dam berupa seekor kambing atau domba pada hari tasyrik. Harganya sekarang antara 350 RAS sampai 450 RAS," jelas Samsu saat dihubungi solopos.com melalui telepon, Minggu (19/8/2018) pagi.

Samsu membeberkan beberapa amalan yang bakal dilakukan calhaj tamattu' dalam waktu dekat selain menyembeli hewan dam di pasar hewan di wilayah Kaikiyah, Mekkah, yakni wukuf di Arofah dan melontar jamarat (bentuk jamak dari jumrah]. Para calhaj asal Kota Bengawan mengawali amalan pada Minggu. Jemaah mulai berangkat ke Mina setelah memakai ihram dari tempat tinggal masing-masing. Jemaah kemudian salat di Mina (Salat Zuhur, Asar, Maghrib, Isya dan Subuh secara qashar tanpa dijamak.

Sementara pada Senin (20/8), calhaj Solo mulai menuju ke Arafah setelah terbit matahari. Mereka dijadwalkan melaksanakan Salat Zuhur dan Ashar secara qashar dan jamak taqdim dengan satu kali adzan dan dua iqamah di Arafah. Jemaah calhaj kemudian disunahkan memperbanyak zikir dan doa kepada Allah. Sunah berdoa dilakukan dengan menghadap kiblat bukan ke bukit Jabal Rahmah. Calhaj disunahkan pula mengangkat kedua tangan ketika berdoa seperti yang dilakukan Nabi Muhammad S.A.W.

"Yang perlu dicatat kedua, yakni berpuasa pada hari Arafah bagi orang yang sedang melaksanakan ibadah haji hukumnya adalah makruh. Jemaah tidak disunahkan juga memutuskan naik ke bukit Jabal Rahmah saat wukuf di Arafah. Ketiga, jemaah akan menuju Muzdalifah setelah terbenam matahari dengan khusuk dan tenang. Sesampainya di Muzdalifah, mereka lantas dipersilakan Salat Maghrib dan Isya," jelas Samsu.

 

Samsu menambahkan calhaj pada Senin juga diarahkan untuk memungut tujuh kerikil guna keperluan melempar jumrah aqabah. Kerikil boleh diambil di Mina. Besarnya kerikil dianjurkan hanya sebesar biji kacang. Calhaj kemudian dipersilakan menginap (mabit) di Muzdalifah dan Salat Subuh di awal waktu. Saat mabit, para jemaah calhaj biasanya tidak akan melewatkan kesempatan untuk memperbanyak doa dan dzikir setelah salat hingga mendekati waktu matahari terbit. Bagi orang yang lemah dan berusia tua dibolehkan meninggalkan Muzdalifah setelah pertengahan malam.

Tokopedia