Kompor Gas Picu Kebakaran Warung Makan di Manahan Solo, 1 Terluka

Petugas pemadam kebakaran bersama sukarelawan memadamkan api yang membakar warung makan milik Parno di Jl. Rajawali III Manahan, Banjarsari, Solo, Senin (20/8 - 2018). (Solopos/Nicolous Irawan)
20 Agustus 2018 16:55 WIB Rohmah Ermawati Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kebakaran menghanguskan  warung makan milik Parno, 72,  di Jl. Rajawali RT 002/RW 006 Manahan, Banjarsari, Solo, Senin (20/8/2018). Api yang diketahui berkobar pukul 15.10 WIB itu diduga dipicu kompor gas rusak.

Reporter foto Solopos, Nicolous Irawan, yang meliput di lokasi kejadian melaporkan berdasarkan keterangan yang diperoleh, kebakaran berawal saat kompor gas di warung makan milik Parno rusak.

Parno mencoba memperbaiki kompor gas namun tiba-tiba api menyambar dan membesar hingga membakar kios. Parno pun langsung lari menyelamatkan diri. Istri Parno, Narti, 56, yang sedang duduk di depan kios juga lari menjauhi lokasi kebakaran.

Api terus berkobar dan baru bisa dipadamkan pada pukul 15.45 WIB setelah lima unit mobil PMK diterjunkan ke lokasi.

Dalam kebakaran yang terjadi di Solo itu, pemilik warung makan Parno mengalami luka bakar di bagian muka, rambut, dan tangan kanan. Saat ini, Parno yang beralamat di Giriyoso Wonogiri dirawat di RS Brayat Minulya Solo.

Selain itu, uang tunai milik korban senilai Rp15 juta dan perhiasan yang disimpan di dalam tas ikut ludes terbakar. Api juga menghanguskan ijazah, akta, dan surat penting lainnya.

Saksi mata yang juga anggota sekuriti di Kantor Dishub Solo, Dani Nofa, 25, saat dihubungi solopos.com mengungkapkan awalnya melihat asap mengepul dari arah dekat garasi Bus Werkudara.

"Asap sudah kemendheng [membubung]. Awalnya takkirain ada bus Dishub yang terbakar. Lalu saya sama temen-temen mengambil APAR dan menuju ke lokasi. Ternyata warung yang terbakar," ungkap dia.

Dani menambahkan saat ini api sudah berhasil dipadamkan.

Tokopedia