Kali Pring Kuning Kemuning Karanganyar, Dari Tempat Sampah Jadi Wisata Pemacu Adrenalin

Pengelola objek wisata Kali Pring Kuning, Dusun Sayuran, RT 001 - RW 004, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jateng. (Solopostv/Aji Tulus Pamungkas)
20 Agustus 2018 07:20 WIB Ginanjar Saputra Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYARObjek wisata Kali Pring Kuning di Dusun Sayuran, RT 001/RW 004, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng) menyajikan wahana yang mampu memacu adrenalin. Di kali tersebut, wisatawan bisa bertualang menyusuri sungai dengan cara river tubing.

Beberapa kru Solopos berkesempatan mencoba river tubing di Kali Pring Kuning, Minggu (19/8/2018). Jalur sungai yang memiliki sejumlah jeram mampu membuat siapa saja berteriak keras.

Kru Solopos river tubing di Kali Pring Kuning, Dusun Sayuran, RT 001/RW 004, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jateng, Minggu (19/8/2018). (Solopos.com-Nabillah)

Penampakan batu-batu besar di sungai juga mampu membuat peserta river tubing deg-degan. Namun hal itu tak perlu dikhawatirkan karena ada pemandu yang siap menjaga keamanan para peserta river tubing.

Arus deras sungai tak jarang membuat ban yang ditumpangi terbalik dan menambah keceriaan para wisatawan. Jalur Kali Pring Kuning yang digunakan untuk river tubing sepanjang 1,3 km dapat disusuri dalam waktu kurang lebih 25 menit dan mampu membuat pesertanya merasa cukup puas.

Kru Solopos river tubing di Kali Pring Kuning, Dusun Sayuran, RT 001/RW 004, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jateng, Minggu (19/8/2018). (Solopos.com-Nabillah)

Namun siapa yang menyangka salah satu objek wisata alam di Karanganyar tersebut dulunya dimanfaatkan sebagai tempat sampah oleh warga sekitar? Ketua Pengelola Kali Pring Kuning, Budi, membeberkan sungai tersebut dulunya tampak memprihatinkan.

Dahulu, warga sekitar kerap kali membuang sampah di Kali Pring Kuning. "Sungai ini memang dulunya kotor. Sama masyarakatnya untuk membuang sampah, membuang sampah itu pada ke sungai," ujar Budi kepada Solopos.com seusai memandu river tubing, Minggu (19/8/2018).

Berubahnya Kali Pring Kuning dari tempat sampah menjadi objek wisata pun tak terjadi secara sengaja. Budi menjelaskan para pemuda di Dusun Sayuran, RT 001/RW 004, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, yang memang peduli dengan lingkungan, awalnya hanya berniat membersihkan sungai dari sampah yang menjijikkan.

Setelah dibersihkan, sungai yang tampak bersih dan indah memicu niat para pemuda setempat, yang beberapa di antaranya kebetulan pernah menjadi anggota mahasiswa pencinta alam (mapala), untuk menjadikannya sebagai lokasi river tubing. "Setelah bersih, kebetulan musim kayak begini [river tubing], kenapa enggak dimanfaatkan? Di samping menjaga kebersihan sungai, bisa nambah income buat kita-kita, jadi warga juga punya penghasilan. Ini warung sekitar punya warga sini," ujar si ketua pengelola Kali Pring Kuning.

Kru Solopos river tubing di Kali Pring Kuning, Dusun Sayuran, RT 001/RW 004, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jateng, Minggu (19/8/2018). (Solopos.com-Adib M. Asfar)

Objek wisata alam di Karanganyar yang mampu memacu adrenalin wisatawan dengan river tubing itu tergolong belum lama dibuka, Budi mengungkapkan objek wisata Kali Pring Kuning baru dibuka Februari 2017 lalu.

Lokasi Kali Pring Kuning bisa dicapai dengan cukup mudah. Letaknya yang tak jauh dari Tawangmangu dan dekat dengan beberapa objek wisata lainnya di kawasan Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar membuat Kali Pring Kuning sangat mudah ditemukan.

Selain river tubing, pengelola Kali Pring Kuning juga menyediakan pilihan lain untuk para wisatawan, yakni tracking dan fun game. Beberapa paket wisata dapat dipilih para wisatawan sesuai dengan keinginan.

Jika ingin melakukan river tubing, wisatawan disarankan datang lebih awal karena kelompok terakhir untuk river tubing dijadwalkan pukul 15.00 WIB setiap harinya.  Ada beberapa pilihan paket wisata yang ditawarkan dengan harga mulai Rp40.000.