Sapi Jumbo dari Presiden Jokowi Jadi Perhatian Warga Solo

Wawali Kota Solo Achmad Purnomo menyerahkan secara simbolis sapi kurban dari Presiden Jokowi kepada Ketua Takmir Masjid Al Wustho Mangkunegaran, Rabu (22/8 - 2018) pagi. (Solopos/Irawan Sapto Adhi)
22 Agustus 2018 12:30 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Sapi kurban dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi pusat perhatian warga di pelataran Masjid Al Wustho Mangkunegaran, Solo, Rabu (22/8/2018) pagi. Tidak sedikit menjadikan sapi jenis limosin itu sebagai latar belakang foto.

Warga mengerubungi sapi raksasa tersebut saat digelar prosesi penandatanganan berita acara serah terima sapi kurban dari Presiden yang dilakukan Wakil Wali (Wawali) Kota Solo Achmad Purnomo dan Ketua Takmir Masjid Al Wustho Toha Mustofa di pelataran masjid.

Beberapa warga mengaku sengaja datang ke pelataran Masjid Al Wustho pada perayaan Iduladha kali hanya untuk mengobati rasa penasaran mereka akan wujud sapi kurban dari Presiden. Mereka ingin melihat langsung seberapa besar sapi tersebut. Salah seorang warga yang merasa penasaran yakni Prasetyo, 18, dari Kelurahan Kestalan, Banjarsari. Dia mengaku takjub setelah menyaksikan wujud sapi kurban pemberian Presiden Jokowi di pelataran Masjid Al Wustho. Dia menilai sapi itu berukuran luar biasa, jauh lebih besar ketimbang sapi kurban lainnya.

"Biasanya sapi kurban dari Pak Presiden kan besar-besar. Saya ingin melihat tahun ini sapinya lebih besar dari tahun lalu atau tidak?" kata Pras saat ditemui Solopos.com setelah mengambil foto di depan sapi kurban dari Presiden, Rabu pagi.

Takmir Masjid Al-Wustho pada Iduladha 2018 ini diberi mandat menyembelihkan sapi kurban dari Presiden dengan berat berat kurang lebih 960 kilogram (kg). Sekretaris I Takmir Masjid Al-Wustho, Purwanto, mengatakan daging sapi kurban dari Presiden bakal dicampur dengan daging sapi kurban dari warga atau kelompok warga lain yang sama-sama disembelih di kompleks Masjid Al-Wustho. Takmir masjid menargetkan dari 5 sapi dan 21 kambing yang disembelih di Masjid Al Wustho, bisa dibuat 1.000 paket daging kurban. Seribuan pekat daging kurban tersebut kemudian dibagikan kepada warga yang berhak.

"Proses penyembelihan sapi kurban dari Pak Presiden nanti tidak ada bedanya dengan sapi kurban dari warga lain. Sapi dari Presiden akan tetap ditangani oleh tim khusus yang sudah kami siapkan berjumlah empat orang. Hanya memang biasanya butuh tenaga tanbahan untuk merobohkan sapi besar dari Presiden," jelas Purwanto.

Wawali Kota Solo, Achmad Purnomo, mengatakan seperti biasanya, Presiden Jokowi bukan hanya memberikan sapi kurban kepada takmir Masjid Al Wustho, tapi juga kepada takmir Masjid Agung Solo. Menurut dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo bakal mengupayakan perolehan hewan kurban dari Presiden pada Iduladha 2019 bukan hanya ke takmir Masjid Al Wustho dan Masjid Agung, tetapi juga takmir Masjid Tegalsari, Masjid Laweyan, dan Masjid Kepatihan.

"Pak Wali sudah menyampaikan akan memerjuangkan sapi dari Presiden bukan hanya untuk dua masjid, tapi jadi lima masjid pemerintah yakni ditambah Masjid Tegalsari, Masjid Laweyan, dan Madjid Kepatihan," kata Wawali saat ditemui Solopos.com di Masjid Al Wustho. 

Wawali Kota Solo Achmad Purnomo menyerahkan secara sinbolis sapi kurban dari Presiden kepada Ketua Takmir Masjid Al Wustho Mangkunegaran di halaman masjid tersebut, Rabu (22/8/2018) pagi. Presiden menyerahkan sapi kurban ke takmir masjid seberat kurang lebih 960 kilogram (kg).

Tokopedia