Kecelakaan Solo: Mercedes vs Honda Beat, 1 Orang Meninggal

Anggota Polresta bersama warga mengevakuasi korban lakalantas di Jl.K.S.Tubun, Manahan, Banjarsari, Rabu (22/8 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
22 Agustus 2018 20:33 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kecelakaan Solo terjadi di timur Mapolresta Solo, siang tadi. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Jl.K.S.Tubun, Manahan, Banjarsari atau samping Mapolresta, Solo, Rabu (22/8/2018) siang.

Akibat kejadian itu, Eko Prasetyo, 28, warga Jl. Mliwis RT 002 /RW 007, Manahan, Banjarsari, pengendara sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 5435 OH meninggal di lokasi kejadian.

Informasi dihimpun Solopos.com, peristiwa tersebut terjadi pukul 12.15 WIB bermula saat mobil sedan Mercedes-Benz berpelat nomor AD 888 QQ dan Honda Beat sama-sama melaju dari arah selatan menuju ke utara.

Setibanya dilokasi kejadian kecelakaan Solo, tiba-tiba mobil menabrak Honda Beat dari belakang. Eko terpental dan jatuh dari motor. Kepala Eko terbentur aspal dan meninggal di lokasi kejadian.

Sementara sopir mobil diamankan ke Mapolresta Solo. Pengemudi mobil dihentikan warga di depan Asrama Polisi (Aspol) kompleks Mapolresta Solo. Akibat kejadian itu membuat aktivitas anggota Polresta yang sedang sibuk memotong hewan kurban terhenti menyelamatkan korban. Sementara pemilik mobil berinisial IA, warga Karanganyar.

Seorang saksi mata, Ririt Chakri, 24, mengaku melihat pengemudi mobil dan pengendara Beat cekcok di Jl. RM. Said kawasan Pasar Nongko. Namun, penyebab cekcok belum diketahui.

"Saya melihat pengendara motor mengacungkan jari tengah ke arah pengemudi mobil hingga akhirnya terjadi kejar-kejaran. Kemungkinan pengendara mobil tidak terima diacungkan jari tengah," ujar Ririt kepada wartawan di lokasi kejadian.

Sebelum kejadian, pengemudi motor sempat dihentikan mobil di kawasan perempatan Mangkubumen, Banjarsari. Ketiga orang dari dalam mobil keluar memarahi pengendaran sepeda motor itu. Tak lama kemudian, pengendara sepeda motor kabur.

"Saya menduga Eko habis berbelanja bahan memasak daging di Pasar Nongko setelah di lokasi kejadian ditemukan arang dan bumbu memasak satai," kata dia.

Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Fadli mewakili Kapolresta, Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo, membenarkan kejadian itu. Penyebab lakalantas masih dilakukan penyelidikan. Jasad Eko dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah RSUD) dr. Moewardi, Jebres. 

"Kalau murni karena kasus lakalantas akan menyerahkan ke Satlantas. Kami telah memeriksa tujuh orang saksi dengan perincian empat orang warga dan tiga orang di dalam mobil," ujar Fadli.