Ditinggal Jagong, Motor PNS Wonogiri Dicuri

Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) pencurian sepeda motor di Jarum RT 004/RW 001, Kayuloko, Sidoharjo, Wonogiri, Senin (20/8 - 2018). (Istimewa)
22 Agustus 2018 20:40 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI—Sepeda motor milik seorang guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) asal Ngrandu, Gunungsari, Jatisrono, Wonogiri, Sariyo, 51, dicuri saat dirinya sedang jagong atau menghadiri acara hajatan di Sidoharjo, Wonogiri, Senin (20/8/2018) pukul 19.30 WIB.

Polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Kapolsek Sidoharjo, AKP Sumitro, kepada Solopos.com, Selasa (21/8/2018), mengatakan Sariyo mengetahui Honda CB150 berpelat nomor AD 5394 RI miliknya raib saat akan pulang dari tempat hajatan temannya di Jarum RT 004/RW 001, Kayuloko, Sidoharjo.

Semula Sariyo memarkirkan sepeda motornya di tepi jalan kampung, lebih kurang 50 meter dari lokasi hajatan. Setelah mencabut kunci motor tanpa mengunci setang, dia menuju tempat hajatan.

Lokasi tempat sepeda motor diparkirkan sepi dan minim penerangan. Sariyo memilih memarkirkan di tempat tersebut agar mudah diambil setelah dirinya menghadiri hajatan. Sejak awal Sariyo tak ingin jagong lama-lama.

Setelah 15 menit berlalu dia kembali ke tempat parkir. Saat di lokasi, sepeda motornya sudah raib. “Jadi, motor korban hanya ditinggal lebih kurang 15 menit. Kami masih menyelidiki kasus ini. Sejumlah saksi sudah kami periksa,” kata Sumitro mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede.

Lokasi Hajatan

Kapolsek mengimbau warga berhati-hati dalam memarkirkan sepeda motor. Jika memarkirkan sepeda motor, pastikan tempat parkir dijaga petugas atau bisa diawasi sendiri. Hal itu untuk memastikan keamanan kendaraan.

Pencurian sepeda motor di dekat lokasi hajatan pernah terjadi di kecamatan yang sama, tepatnya di Lingkungan Keron Kidul RT 001/RW 004, Kelurahan Sidoharjo, Juli lalu.

Yamaha Jupiter MX berpelat nomor AD 3770 ZR yang terparkir di halaman rumah warga di Keron dicuri saat pemiliknya, Warseno, 42, bekerja sebagai operator sound system di tempat hajatan. Tiga hari berselang aparat Satreskrim Polres Wonogiri dapat menangkap pelaku. Dia adalah Sutrisno, 39, warga Dompol, Mojosari, Jatisrono, Wonogiri.

Kasatreskrim Polres Wonogiri, M. Kariri, mengatakan petugas dapat menangkap pelaku setelah mendapatkan informasi dari warga yang melihat Sutrisno mengendarai sepeda motor tak lama sebelum Warseno merasa kehilangan sepeda motor. Warga tersebut mengenal Sutrisno.