Kecelakaan Solo: Tes Urine Negatif, Pengemudi Mercedes Dijerat 2 Pasal

Mercedes-Benz yang terlibat kecelakaan dengan Honda Beat di Jl, K. S. Tubun, Manahan, Banjarsari, Solo, Rabu (22/8 - 2018). (Solopos/Ismail)
23 Agustus 2018 19:00 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pengemudi Mercedes-Benz yang terlibat dalam kecelakaan dengan Honda Beat di Jl, K. S. Tubun, Manahan, Banjarsari, Solo, Rabu (22/8/2018), dijerat dua pasal. 

IA, 40, warga Jaten, Karanganyar, pengemudi mobil Mercedes-Benz berpelat nomor AD 888 QQ menjadi tersangka. IA dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 351 ayat 3 tetang penganiayaan yang berakibat kematian dengan ancam hukuman 15 tahun penjara.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Solo melakukan tes urine terhadap tersangka IA. Sebagaimana diberitakan Solopos.com sebelumnya, mobil Mercedes Benz yang dikemudikan IA menabrak Honda Beat yang dikemudikan Eko Prasetyo, 28, warga Jl. Mliwis RT 002 /RW 007, Manahan, Banjarsari hingga meninggal dunia.

“Kami langsung melakukan tes urine pada IA setelah kejadian. Tes urine melibatkan tim dokter dari Klinik Bhayangkara. Hasil tes urine dipastikan negatif,” ujar Wakasatreskrim Polresta Solo AKP Sutoyo mewakili Kapolresta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo saat ditemui wartawan di mapolresta, Kamis (23/8/2018).

Sutoyo mengungkapkan dengan hasil tes urine ini dapat dipastikan IA saat kejadian dalam kondisi sadar tidak terpengaruh miras atau pun narkoba. IA dihadapan tim penyidik mengaku hanya emosi seusai cekcok dengan Eko di jalan raya.

“Dia [IA] selama pemeriksaan sangat kooperatif sehingga memudahkan penyidik untuk melengkapi berkas perkara kasus ini. Motif kasus ini dilakukan secara spontanitas karena terpancing emosi setelah cekcok,” kata dia.

Tokopedia