Kebakaran Hanguskan Bhimex Offset Karanganyar, Kerugian Capai Rp300 Juta

Pemadam kebakaran dibantu sukarelawan dan BPBD Karanganyar memadamkan api yang membakar percetakan di Karanganyar, Kamis (23/8 - 2018). (Istimewa)
24 Agustus 2018 14:35 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Kebakaran menghanguskan Kantor Percetakan Bhimex Offset milik Zaenuddin Z. A., 64, di Tegalasri RT 004/RW 008, Kelurahan Bejen, Kecamatan Karanganyar, Karanganyar, Kamis (23/8/2018), sekitar pukul 19.30 WIB. 

Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran percetakan di Karanganyar itu, tetapi kerugian material ditaksir mencapai Rp300 juta.

Informasi yang dihimpun solopos.com dari berbagai sumber, api melalap bangunan berserta isinya hingga ludes. Di dalam kantor terdapat barang-barang mudah terbakar, seperti kertas, pengencer cat, dan tabung gas. Embusan angin saat kejadian membuat api cepat merembet ke ruangan lain.

Pemilik percetakan, Zainudin, yang tinggal tidak jauh dari kantor percetakan menuturkan saat kebakaran terjadi sedang menonton televisi di rumah.

"Saat itu [saya] mencium bau. Lalu saya cek. Api itu di atap rumah sudah muncul. Lalu jatuh-jatuh. Hla di bawah banyak kertas. Ya sudah terbakar," kata dia saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Kamis.

Dia mengaku berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran. Tetapi upaya memadamkan si jago merah gagal karena api lebih cepat melalap bangunan dan isi.

"Pemadam datang enggak lama dari kejadian. Aku sempat berusaha memadamkan tapi enggak mampu. Semua habis," ujar dia.

Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas pemadam kebakaran berupaya melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam berjibaku selama satu jam.

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, melalui Kapolsek Karanganyar, AKP Ridhwan, menyampaikan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan pendek arus listrik.

"Diduga korsleting. Akibat kejadian itu bangunan ukuran 5 meter × 25 meter, mesin cetak, mesin potong kertas terbakar. Tidak ada korban jiwa dan kerugian ditaksir Rp300 juta," ujar dia.