Tiga SDN di Wonogiri Bakal Direlokasi, Ikut Tergenang Waduk Pidekso

Alat berat tak beroperasi menyusulkan dihentikannya sementara proyek bendung Waduk Pidekso, Giriwoyo, Wonogiri, belum lama ini. (Istimewa/Formastri)
24 Agustus 2018 19:00 WIB Ichsan Kholif Rahman Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI—Tiga sekolah dasar yakni SDN 2 Pidekso Kecamatan Giriwoyo serta SDN 1 Sendangsari dan SDN 2 Sendangsari Kecamatan Batuwarno, akan direlokasi.

Relokasi dilakukan lantaran ketiga sekolah tersebut terkena dampak pembangunan Waduk Pidekso di Kecamatan Giriwoyo. Lokasi pemindahan berjarak 500 meter hingga satu kilometer dan masih berada di desa yang sama.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri, Suwanto, saat dihubungi Solopos.com, Kamis (23/8/2018), mengatakan relokasi ketiga SD itu telah memasuki proses lelang pembangunan gedung sekolah yang baru.

Pembangunan akan selesai akhir tahun ini dengan anggaran setiap sekolah sekitar Rp1,4 miliar.

“Sebelumnya kami telah melakukan survei, di mana masyarakat akan pindah dan ingin bersekolah. Selain itu kami melakukan survei lokasi dan keinginan para warga perihal lokasi sekolah. Ternyata warga hanya bergeser ke tempat yang lebih tinggi dan tidak terdampak waduk,” ujar Suwanto.

Mulanya, SDN 1 dan SDN 2 Sendangsari yang terdampak sabuk hijau Waduk Pidekso direncanakan digabung. Namun, penggabungan dua sekolah itu batal setelah mempertimbangkan keinginan warga terkait dengan jarak menuju sekolah. Sedangkan SDN 2 Pidekso merupakan kawasan yang nantinya akan terdampak genangan waduk.

Hingga saat ini para siswa masih bersekolah seperti biasa dikarenakan Bendungan Pidekso diperkirakan selesai tahun 2019. Setelah pembangunan sekolah selesai, kegiatan belajar mengajar langsung direlokasi.

Seperti diketahui, Waduk Pidekso dibangun di atas lahan seluas 332,29 hektare. Terdapat 1.634 bidang tanah terdampak proyek. Lahan tersebut ada di dua kecamatan yakni Pidekso dan Tukulrejo Kecamatan Giriwoyo serta Sendangsari Kecamatan Batuwarno.

Tokopedia