Kandang Truk Dekat Chili Pari Solo Nyaris Kobong

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar rumput kering dan tumpukan bambu di kandang truk, Jl. Letjen Suprapto No. 119, Sumber, Banjarsari, Solo, Sabtu (25/8 - 2018). Lokasi kebakaran tak jauh dari katering Chili Pari. (Solopos/Arif Fajar S)
25 Agustus 2018 12:30 WIB Arif Fajar S. Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Rencana bersih-bersih pemilik kandang truk di dekat Chili Pari katering anak Presiden berubah jadi kepanikan. Tumpukan rumput kering yang dibakar menyambar tumpukan bambu di kandang truk Jl. Letjen Suprapto No. 119, Sumber, Banjarsari, Solo, Sabtu (25/8/2018).

Api langsung membesar dan sempat membakar bangunan bekas WC. Pekerja pun langsung menghubungi pemadam kebakaran. Empat pemadam kebakaran langsung dikerahkan mengingat lokasinya tak jauh dari tempat usaha katering anak presiden Joko Widodo.

Menurut Sugiyono, 53, pekerja di gudang kosong yang dijadikan kandang truk tersebut, sekitar pukul 10.45 WIB membakar tumpukan rumput kering di pojokan. "Tiba-tiba begitu tumpukan rumput kering dibakar api langsung membesar dan menyambar tumpukan bambu di dekatnya. Karena panik dan di dekat api ada beberapa truk, saya langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Solo," jelas Sugiyono warga Skip RT 003, RW 023, Kadipiro, Banjarsari, Solo, kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu.

Pemilik bangunan, Bayu Aji, 50, warga Cinderejo Lor, RT 002, RW 004, Gilingan, Banjarsari, Solo, mengatakan, gudang tersebut lama tak terpkai kemudian digunakan untuk kandang truk. "Rencana pagi ini memang bersih-bersih rumput kering, ketika tumpukan rumput kering dibakar malah membesar dan menyambar tumpukan bambu di sebelahnya," jelasnya kepada wartawan.

Petugas pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi begitu mendapat laporan dari pekerja kandang truk. Petugas kepolisian pun ikut mengamankan lokasi kejadian. Hanya berselang beberapa menit api berhasil dipadamkan.

"Empat mobil pemadam kebakaran kami kerahkan mengingat lokasinya," jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo, Gatot Soetanto kepada wartawan.

Tokopedia