Begini Rencana Pemkab Sukoharjo Kembangkan Waduk Mulur

Sejumlah warga memancing di Waduk Mulur, Sukoharjo, Jumat (24/8 - 2018). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
25 Agustus 2018 08:06 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo sudah memiliki studi kelayakan atau feasilibility study (FS) dan master plan pengembangan Waduk Mulur, Sukoharjo. Meski demikian, saat ini Waduk Mulur masih menjadi aset Pemprov Jateng dan belum diserahkan kepada Pemkab Sukoharjo.

Kepala Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah Badan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapelbangda) Sukoharjo, Agus Purwantoro, mengatakan ada tiga konsep pengembangan Waduk Mulur, Sukoharjo. Ketiga konsep itu, yakni wisata air, kegiatan outbound, dan bumi perkemahan.

“Selain itu, ada kebun buah di sepanjang jalan menuju makam Kyai Sayyidiman yang letaknya di tengah waduk,” ujar dia saat ditemui Solopos.com, di kantornya, Jumat (24/8/2018).

Agus menyampaikan  potensi wisata air di Waduk Mulur tak kalah dibandingkan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri. Dia khawatir kondisi waduk bakal kotor dan rusak apabila tak dipelihara secara rutin.

Sementara itu, seorang petani keramba ikan jaring apung di Waduk Mulur, Marwan, mengatakan Waduk Mulur bisa menjadi pusat budi daya ikan air tawar di Kabupaten Jamu. Selain dijual, ikan hasil panen bisa diolah menjadi makanan seperti abon ikan dan keripik kulit ikan. Marwan berharap pemerintah memberi perhatian lebih untuk kembali menghidupkan wisata air di waduk.