Solopos Hari Ini: Yakin Target Terlampaui

Harian Umum Solopos edisi Senin (27/8 - 2018).
27 Agustus 2018 11:30 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Indonesia mempertahankan posisi lima besar dalam klasemen perolehan medali sementara Asian Games 2018 setelah menambah dua medali emas dari cabang olahraga karate dan jetski, Minggu (26/8). Medali emas karate dipersembahkan oleh Rifki Ardiansyah Arrosyiid dari nomor kumite 60 kg putra. Sementara Aqsa Sutan Aswar menjadi yang terbaik pada cabor jetski nomor endurance runabout open.

Tambahan dua emas tersebut membuat posisi Indonesia tetap berada di urutan kelima dalam daftar perolehan medali sementara dengan 12 emas, 13 perak, dan 25 perunggu. Perolehan 12 medali emas itu kurang empat medali emas sesuai target 16 medali emas.

Kabar terbaru tentang Asian Games 2018 itu menjadi headline pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin (27/8/2018). Berita tersebut bisa dibaca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Selain itu, ada kabar dinamika politik menjelang Pilpres 2019 yang menjadi sorotan utama pada Harian Umum Solopos edisi hari ini. Kabar tentang pro dan kontra terkait Gerakan 2019 Ganti Presiden dapat disimak di Harian Umum Solopos edisi hari ini.

Massa Pro-Kontra 2019 Ganti Presiden Ricuh

Pro dan kontra Gerakan 2019 Ganti Presiden memuncak setelah terjadi kericuhan antara dua kubu di Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (26/8/2018). Polisi membubarkan deklarasi Gerakan 2019 Ganti Presiden di Surabaya dan Pekanbaru, Riau.

Kericuhan yang melibatkan massa pendukung Gerakan 2019 Ganti Presiden dengan massa yang menolak gerakan itu terjadi di Jl. Indrapura, Surabaya. Massa yang menolak deklarasi #2019GantiPresiden sebelumnya melakukan aksi di Jl. Tunjungan menuju Tugu Pahlawan. Massa ini pun bertemu dengan massa peserta deklarasi #2019GantiPresiden.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sementara itu pada halaman Soloraya, tersaji kabar prestasi salah satu dosen di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS). Bukan hanya itu, halaman Soloraya di Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyoroti acara kirab tahu bakso di Klaten.

Rp19 M "Tertibkan" Antibiotika

Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dr. Ari Natalia Probandari, M.P.H., Ph.D, memenangi hibah riset dari pemerintah Australia sebesar 1,9 juta dolar Australia atau senilai Rp19 miliar. Hibah itu diraih Ari yang menjadi bagian dalam konsorsium dengan University of New South Wales (UNSW) Sydney, Universitas Gadjah Mada (UGM), London School of Hygiene and Tropical Medicine, dan The George Institute for Global Health.

Hibah berasal dari Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) atau Departemen Luar Negeri Australia. Hibah itu diperuntukkan bagi proyek penelitian berjudul Improving The Dispensing Of Antibiotics By Private Drug Sellers In Indonesia: A Missing Ingredient In The Fight Against Antimicrobial Resistance atau Perbaikan Pemberian Antibiotik oleh Penjual Obat Swasta di Indonesia: Unsur yang Hilang dalam Melawan Kekebalan Antimikroba yang dilakukan Ari bersama rekan-rekan dalam konsorsiumnya.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Kirab Tahu Bakso, Pengakuan Atas Potensi Jetis & Trunuh

Diawali pemotongan pita oleh Ketua DPRD Klaten, Agus Riyanto, di lapangan tengah perkampungan Dukuh Bendan, Desa Jetis, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Minggu (26/8/2018) sekitar pukul 08.30 WIB, kirab tahu bakso pun dimulai. Warga yang berdatangan sejak pukul 06.30 WIB berduyun-duyun mengawal kirab mengusung 15 gunungan yang terbuat dari susunan tahu bakso melewati jalan kampung hingga jalan raya Jogja-Solo sebelum kembali ke lapangan.

Belasan gunungan itu beraneka bentuk mulai replika kapal hingga kambing. Seluruh gunungan berisi tahu bakso yang dihiasi sayuran seperti sawi, kacang panjang, tomat, dan cabai.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.