Hibur Paskibra Karanganyar, Denada Minta Doa untuk Kesembuhan Putrinya

Penyanyi Denada (tengah) menghibur paskibra di rumah dinas Bupati Karanganyar, Senin (27/8 - 2018) malam. (Solopos/Ponco Suseno)
28 Agustus 2018 21:05 WIB Ponco Suseno Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Penyanyi kondang Tanah Air, Denada, menghibur pasukan pengibar bendera pusaka (paskibra) di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Karanganyar, Senin (27/8/2018) malam.

Di tengah konsentrasinya mengurus putrinya, Shakira Aurum, yang berjuang melawan leukimia di salah satu rumah sakit di Singapura, Denada tetap tampil energik menghibur paskibra Karanganyar dan tamu undangan saat resepsi puncak peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia (RI).

Meski datang terlambat karena pesawat yang ditumpanginya delay, Denada yang mengenakan gaun merah itu tetap profesional menghibur paskibra dan tamu undangan. Selain mengajak bernyanyi bareng, Denada juga mengajak tamu undangan berjoget bersama.

Denada tiba di rumdin bupati Karanganyar, Senin pukul 22.26 WIB. Pada kesempatan itu, lagu yang dinyanyikan Denada di antaranya berjudul Sayang.

“Terima kasih banyak atas undangannya. Mohon maaf, tidak bisa dihindari dan di luar kuasa saya karena datang terlambat. Saya mohon bantuan doanya semoga anak saya diberi kesembuhan. Sehingga nanti bisa saya ajak ke Karanganyar,” kata Denada di sela-sela resepsi puncak peringatan HUT ke-73 RI di rumdin bupati Karanganyar, Senin malam.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengapresiasi kinerja paskibra di Bumi Intanpari. Hal itu terutama saat mengibarkan Merah Putih di detik-detik proklamasi.

“Denada diundang di sini untuk menghibur paskibra dan paskibraka di Karanganyar. Denada kami datangkan langsung dari Singapura. Semoga dengan kegiatan puncak resepsi kali ini, dapat menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jangan pernah lupakan sejarah,” katanya. 

Tokopedia