Rute KA Wijayakusuma Diperpanjang sampai Banyuwangi

Ilustrasi kereta api (Kai.id)
29 Agustus 2018 13:15 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperpanjang rute Kereta Api (KA) Wijayakusuma jurusan Cilacap-Solo hingga Banyuwangi, Jawa Timur, mulai 1 September 2018.

Perpanjangan rute ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi darat yang nyaman dan tepat waktu. Sebelumnya KA Wijayakusuma ini melayani relasi Cilacap-Yogyakarta-Solo PP.

Namun demikian, mulai 1 September 2018 diperpanjang sampai Banyuwangi melalui rute Stasiun Surabaya Gubeng. “Perpanjangan KA Wijayakusuma ini merupakan langkah PT KAI memberikan layanan kepada masyarakat yang akan bepergian ke Jawa Tengah, DIY, maupun Jawa timur karena potensi wisata di tiga provinsi tersebut sangat tinggi. Per 1 September perjalanan KA Wijayakusuma hanya melayani 1 kali perjalanan Cilacap-Banyuwangi PP,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, Rabu (29/8/2018).

Eko memaparkan rangkaian KA Wijayakusuma terdiri dari empat kereta eksekutif dengan kapasitas tempat duduk 200 dan tiga kereta ekonomi premium berkapasitas 192 tempat duduk. PT KAI memberikan tarif promo Rp220.000 untuk keberangkatan 1-30 September 2018.

Di sisi lain, tarif khusus go show (pembelian mulai 2 jam sebelum jadwal KA); Cilacap-Yogya Rp110.000 (Eksekutif), Rp60.000 (Premium); Cilacap-Solo Rp120.000 (Eksekutif), Rp70.000 (Premium); Kutoarjo-Yogya Rp45.000 (Eksekutif), Rp25.000 (Premium); Kutoarjo-Solo Rp75.000 (Eksekutif), Rp45.000 (Premium); Yogya-Solo Rp55.000 (Eksekutif), Rp40.000 (Premium).

Jadwal KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Banyuwangi via Surabaya Gubeng, berangkat dari Stasiun Cilacap pukul 14.10 WIB dan akan berhenti di Stasiun Maos (14.35 WIB), Kroya (14.51 WIB), Sumpiuh (15.06 WIB), Gombong (15.45 WIB), Kebumen (16.29 WIB), Kutoarjo (17.14 WIB), Stasiun Yogyakarta (18.09 WIB), Solo Balapan (19.05 WIB), Solo Jebres (19.22 WIB), Sragen (19.58), Madiun (21.24 WIB), Nganjuk (22.10 WIB), Kertosono (22.34 WIB), Jombang (22.57 WIB), Mojokerto (23.21 WIB), Surabaya Gubeng (23.59 WIB), Sidoarjo (00.53 WIB), Bangil (01.17 WIB), Probolinggo (02.21 WIB), Klakas (03.04 WIB), Jember (04.10 WIB), dan stasiun akhir Banyuwangi tiba pukul 07.02 WIB.

Selanjutnya berangkat dari Stasiun Banyuwangi pukul 11.05 WIB, Jember (13.40 WIB), Probolinggo (15.33 WIB), Bangil (17.08 WIB), Sidoarjo (17.36 WIB) Surabaya Gubeng (18.05 WIB), Mojokerto (19.09 WIB), Jombang (19.49 WIB), Kertosono (20.10 WIB), Nganjuk (20.43 WIB), Madiun (21.28 WIB), Solo Balapan (22.52 WIB), Yogyakarta (23.47 WIB), Kutoarjo (00.49 WIB), Kebumen (01.32 WIB), Gombong (02.01 WIB), Kroya (03.40 WIB), Maos (04.14 WIB) dan masuk Stasiun Cilacap pada pukul 04.42 WIB.

“Kalau rutenya hanya sampai Solo mubazir. Maka dari itu, kami menjangkau lebih jauh hingga ke Banyuwangi. Ini supaya bisa semakin memudahkan masyarakat untuk bepergian,” jelasnya.