Truk Terguling di Jalan Paldaplang-Tangen Sragen, 50 Penumpang Berjatuhan

Korban truk terguling di jalan Paldaplang-Tangen, Sambungmacan, Sragen, Rabu (29/8 - 2018) malam. (Solopos / Tri Rahayu)
29 Agustus 2018 22:55 WIB Tri Rahayu/ Adib Muttaqin Asfar Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Sebuah truk bak terbuka yang mengangkut 50 orang penumpang terguling di jalan Paldaplang-Tangen, tepatnya di Dukuh Gunungsari, Plumbon, Sambungmacan, Sragen, Rabu (29/8/2018) malam. Akibatnya, ke-50 orang tersebut tumpah dari bak truk dan berjatuhan ke jalan raya.

Beruntung tidak ada korban dalam kejadian nahas tersebut. Namun, ke-50 orang tersebut mengalami luka-luka yang sebagian besar terjadi karena berbenturan saat jatuh ke aspal. Menurut keterangan Nanang, 40, seorang pengelola warung wedangan yang hanya berjarak 3 meter dari lokasi kejadian, truk putih-kuning berpelat nomor B 9649 WY itu tiba-tiba oleng dan terguling.

Saat kejadian sekitar pukul 20.00 WIB, Nanang melihat truk tersebut datang dari arah selatan dengan kecepatan tinggi. Namun entah kenapa, tiba-tiba sopir truk mengerem secara mendadak sehingga menyebabkan truk oleng. Karena dalam kondisi oleng, truk tersebut akhirnya terguling dan seluruh penumpang jatuh ke aspal.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari korban bernama Sukarno, 55, truk tersebut mengangkut rombongan warga Nglaran RT 13,14, dan 26-31 Gabus, Ngrampal, Sragen. Mereka baru saja pulang dari menjenguk seorang warga bernama Warsi, 70, yang sedang dirawat di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro. Mereka berangkat dari Gabus sekitar pukul 18.30 WIB dan baru saja kembali dari RSUD.

Nahas, truk yang mereka tumpangi terguling di dekat perbatasan Ngrampal itu. Pascakejadian, para penumpang dilarikan ke sejumlah rumah sakit dan klinik di Sragen. Sebanyak 21 orang dirawat di RSUD Sragen, 12 orang di RS Sarila Husada , 4 orang di RS PKU Muhammadiyah Masaran, 6 orang di RSI Amal Sehat, 3 orang di Klinik Permata Bunda Ngrampal, dan 4 lainnya di Klinik Dian Utomo, Ngrampal.

Umumnya, mereka mengalami luka robek di kepala, pelipus, dan patah tulang tangan. Informasi dari RSUD Sragen menyebutkan dari 21 penumpang yang dirawat mayoritas mengalami luka di kepala dan sebagian patah tulang. Kecelakaan ini pun membuat instalasi gawat darurat (IGD) RS-RS tersebut dipenuhi para korban.

Setelah kejadian tersebut, sopir truk yang bernama Suparlan, 41, yang juga warga Nglaran, dibawa polisi ke Polres Sragen. Belum jelas apa penyebab kecelakaan itu, namun para saksi menyebutkan truk tersebut tidak menghindari kendaraan lain atau rintangan sebelum sopir mengerem secara mendadak.