Dispora Solo Tak Izinkan Kota Barat untuk Jalan Sehat Umat Islam

Poster Jalan Sehat Umat Islam & Masyarakat Solo (Instagram - @maklambeturah)
30 Agustus 2018 15:15 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Solo memastikan tidak akan memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakan Lapangan Kota Barat pada 9 September mendatang, termasuk untuk kegiatan jalan sehat umat Islam yang kabarnya mendatangkan Neno Warisman.

Pada tanggal tersebut, Dispora sudah punya agenda yakni Pekan Olahraga Warga Solo (Porwaso) di lapangan tersebut.

“Kami baru saja menerima tembusan surat hasil rakor [rapat koordinasi] antar-OPD [Organisasi Perangkat Daerah] tentang kegiatan Haornas [Hari Olahraga Nasional] ke-35, Rabu [29/8/2018] kemarin,” ujar Sekretaris Dispora, Radik Karyanto, saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Kamis (30/8/2018).

Radik mengungkapkan Porwaso merupakan bagian dari peringatan Haornas. Setelah menerima surat hasil rakor itu dia langsung menindaklanjuti di lapangan dengan menyusun rangkaian kegiatan Porwaso. Peserta Porwaso dari perwakilan lima kecamatan di Kota Bengawan.

“Ada lima perlombaan yang digelar panitia Porwaso meliputi tarik tambang, bakiak, kasti, gobak sodor, dan senam. Perlombaan itu bersifat tradisional dengan memperebutkan banyak hadiah menarik. Kami mengirimkan SE [Surat Edaran] Porwaso yang ditandatangani langsung Pj. Sekretaris Daerah Solo ke lima kecamatan,” kata dia.

Ia menjelaskan kegiatan Porwaso dimulai pukul 06.30 WIB sampai selesai. Pendaftaran peserta lomba dimulai 27 Agustus sampai 6 September di Kantor Dispora Solo Jl. Adisucipto, Manahan, Banjarsari. Sementara jadwal temu teknik dilaksanakan pada 6 September pukul 10.00 WIB.

“Kami menerima pengajuan surat izin penggunaan Lapangan Kota Barat dari panitia kegiatan Jalan Sehat Umat Islam dan Masyarakat Solo pada akhir Juli. Namun, karena 9 September ada kegiatan Porwaso izin kegiatan jalan sehat tidak bisa keluar,” kata dia.

Dispora, lanjut dia, dalam waktu dekat akan membalas surat dari panitia kegiatan jalan sehat. Kasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Olahraga Dispora Solo, Totok Supriyanto, mengungkapkan dari tiga lapangan di Kota Solo hanya lapangan Kota Barat yang masih bisa digunakan.

Sementara Stadion Manahan dan Sriwedari tidak bisa digunakan karena sedang dalam perbaikan. “Kami tidak punya lapangan alternatif lainnya untuk bisa digunakan warga Solo. Lapangan di kelurahan ada, tetapi kepasitasnya tidak mampu menampung jumlah massa yang banyak,” kata dia.

Koordinator panitia kegiatan jalan sehat, Endro Sudarsono, mengaku sampai sekarang belum menerima surat balasan atau disposisi dari Dispora terkait izin penggunaan lapangan Kota Barat. Saat mengajukan izin ke Dispora pada akhir Juli, Lapangan Kota Barat masih kosong tidak ada yang menggunakan.