Jemaah Haji Gelombang II Debarkasi Solo ke Madinah

Jemaah haji kloter I dari Tegal sujud syukur saat tiba di Bandara Adi Soemarmo, Ngemplak, Boyolali, Selasa (28/8 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
31 Agustus 2018 19:05 WIB Ivan Andimuhtarom Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Para jemaah haji gelombang I Debarkasi Solo berdatangan ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, sejak Selasa (28/8/2018). Mereka dipulangkan dari Arab Saudi melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Sementara itu, jemaah haji gelombang II mulai diberangkatkan ke Madinah, Jumat (31/8/2018). Mereka menjalankan berbagai ibadah sembari menunggu jadwal kepulangan ke Tanah Air.

Kasubbag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo, Afief Mundzir, mengatakan data yang dihimpun hingga Jumat siang atau hingga kelompok terbang (kloter) 11, sudah ada 3.941 jemaah haji yang diserahterimakan kepada petugas daerah.

Selain jemaah, sebanyak 92 petugas haji juga sudah kembali ke daerah masing-masing.

“Ini masih menunggu jemaah kloter 12 yang sudah tiba di Tanah Air. Mereka akan mengikuti proses pelepasan dari PPIH ke petugas daerah,” ujarnya kepada solopos.com, Jumat siang.

Ia menjelaskan jemaah haji gelombang I yang masih di Mekah tengah mempersiapkan diri untuk pulang melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Sedangkan jemaah haji gelombang II mulai menuju Madinah. Sembari menunggu jadwal kepulangan, para jemaah haji gelombang II biasanya menjalankan ibadah arbain dan ibadah lainnya.

Ibadah Arbain adalah salat wajib (salat lima waktu) sebanyak 40 kali di Masjid Nawabi, Madinah, secara berturut-turut. Kemungkinan, para jemaah akan berada di Madinah sekitar delapan hari.

“Jemaah gelombang II kembali ke Tanah Air melalui Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz. Ini kebalikan dengan gelombang I. Gelombang I tiba di Madinah, lalu kembali ke Tanah Air melalui Jeddah. Kalau gelombang II, tiba di Jeddah lalu kembali ke Tanah Air melalui Madinah,” terangnya.

Lebih lanjut, terdapat empat jemaah yang dinyatakan sakit sehingga terpaksa ditunda kepulangannya. Mereka akan dipulangkan setelah sehat bersama kloter selanjutnya.

“Dengan catatan, kalau ada kursi yang kosong,” tutupnya.

Tokopedia