PCNU Soloraya Tak Berurusan Jalan Sehat 9 September

Poster Jalan Sehat Umat Islam & Masyarakat Solo (Instagram - @maklambeturah)
03 September 2018 22:40 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Soloraya ogah terlibat ataupun dikaitkan dengan aksi jalan sehat umat Islam di Kota Solo pada 9 September mendatang.

Pengurus PCNU se-Soloraya mulai dari Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Boyolali dan Solo sepakat tak ingin dikaitkan dengan kegiatan tersebut. Rencananya acara jalan sehat bakal menghadirkan artis dan aktivis #2019gantipresiden Neno Warisman dan Ahmad Dhani.

Hal itu disampaikan Ketua Tanfiddyah PCNU Kabupaten Klaten sekaligus juru bicara PCNU se-Soloraya, Mujiburrahman seusai rapat rapat di kantor PCNU Solo di Jalan Honggowongso, Minggu (2/9/2018) malam.

“Rapat malam ini koordinasi antarpimpinan cabang NU Soloraya terkait program internal NU. Tidak ada kaitannya dengan itu [jalan sehat 9 September],” katanya.

Dia pun menyatakan tidak ingin NU dikaitkan dengan rencana aksi jalan sehat 9 September mendatang. Dia menyerahkan sepenuhnya kebijakan keberlangsungan rencana kegiatan 9 Sepetmber kepada pemerintah dan aparat.

“Terkait aksi 9 [September] kami serahkan kepada aparat pemerintah, dan pemerintah dalam hal ini harus hadir," katanya.

Di sisi lain dia menepis isu pimpinan NU Soloraya sepakat menandatangani surat penolakan aksi 9 September. Kabar tersebut juga menyiarkan surat penolakan akan dikirim kepada forum komunikasi pimpinan daerah seperti Wali Kota, Bupati, Kapolres dan Dandim.

“Kami tidak ada urusan dengan rencana kegiatan tanggal 9 September. NU enggak ada urusan,” tegasnya.

Baginya, NU masih memiliki pekerjaan rumah yang sejatinya harus diprioritaskan seperti masalah pertanian, perekonomian, hingga pendidikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, elemen umat Islam berencana menggelar aksi jalan sehat 9 September di lapangan Kota Barat dalam memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas). Selain jalan sehat juga akan dibacakan aspirasi masyarakat kepada pemerintah atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kenaikan tarif listrik, dan kenaikan harga sembako.

Namun, acara yang rencananya dihadiri Ahmad Dhani dan Neno Warisman itu mendapat penolakan warga Solo melalui spanduk penolakan yang terpasang di sejumlah lokasi Kota Bengawan.