Jalan Sehat Umat Islam Solo Tetap Digelar Tanpa Izin Polisi

Poster Jalan Sehat Umat Islam & Masyarakat Solo (Instagram - @maklambeturah)
04 September 2018 15:15 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Koordinator panitia kegiatan Jalan Sehat Umat Islam dan Masyarakat Solo di Kota Barat, Minggu (9/9/2018) pagi, Endro Sudarsono, mengatakan panitia tetap menggelar acara itu sesuai rencana.

Hal itu dikatakan Endro setelah mengetahui Polresta Surakarta tak memberikan izin untuk kegiatan tersebut karena alasan keamanan, Selasa (4/9/2018). Endro mengungkapkan panitia kegiatan jalan sehat hanya perlu mengirimkan surat pemberitahuan ke Polresta tanpa harus mengantongi izin.

Dia berdalih hal itu sudah sesuai UU Nomor 9 Tahun 1998. “Kami hanya menerima surat bahwa polisi tidak memberikan rekomendasi terkait kegiatan jalan sehat. Panitia tetap mengadakan kegiatan itu,” kata dia.

Sebelumnya, Polresta Surakarta memastikan tidak memberikan izin kegiatan Jalan Sehat Umat Islam dan Masyarakat Solo di Kota Barat, Mangkubumen, Banjarsari, Solo, Minggu. Banyaknya penolakan dan faktor keamanan menjadi pertimbangan Polresta tidak memberikan izin.

Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, kepada wartawan di Mapolresta, Selasa, mengungkapkan telah menyampaikan hal tersebut kepada panitia jalan sehat. Andy mengatakan dalam pertemuan di Balai Kota, Senin (3/9/2018), panitia tidak bisa memberikan jaminan keamanan termasuk gangguan lalu lintas akibat adanya kegiatan itu.

“Panitia hanya memberi tahu ada ribuan peserta dari Soloraya bakal hadir di acara itu. Banyaknya peserta jelas mengundang kerawanan di Kota Solo. Kami juga menerima ratusan surat penolakan dari warga, komunitas, dan ormas [organisasi kemasyarakatan] Soloraya terkait jalan sehat,” kata dia.

Ia mejelaskan masyarakat juga menolak acara itu dengan memasang spanduk di sejumlah jalan di Kota Bengawan. Banyaknya penolakan serta kegiatan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi harus mengantongi izin dari kepolisian setempat. Tanpa izin, kegiatan itu bisa dibubarkan.

Mantan Kapolres Sukoharjo ini menyarankan warga tidak mengikuti kegiatan tersebut. Polresta Surakarta mengimbau panitia mematuhi aturan hukum yang berlaku.