Karanganyar Buka Pintu untuk PKL Eks Sunday Market Manahan Solo

Suasana Sunday Market Manahan Solo. (Solopos/Dok)
04 September 2018 21:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR  -- Pemkab Karanganyar membuka pintu bagi pedagang kaki lima (PKL) eks Sunday Market Manahan Solo untuk berjualan di Pasar Sabtu maupun car free day (CFD) Minggu di Bumi Intanpari.

Hal itu dengan catatan persyaratan administrasi para PKL itu  lengkap dan lokasinya memadai untuk menampung para pedagang itu. Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagnakerkop dan UKM) Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki, menyatakan tidak melarang PKL Sunday Market Manahan Solo berjualan di Karanganyar saat Pasar Sabtu maupun car free day (CFD). 

Tetapi, Waluyo memberikan catatan persyaratan administrasi lengkap dan lokasi memadai. "Kalau mau ya harus izin. Supaya kami bisa menata apabila lokasi masih memadai. Ajukan permohonan. Kalau tidak ada ya jangan tiba-tiba masuk lalu buka dhasaran. Kalau izin, kami bisa menata. Dilihat kapasitas tempatnya juga kalau masih ada tempat ya diakomodasi," kata Waluyo saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

Hal senada disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar, Kurniadi Maulato. Satpol PP bertugas memastikan keamanan dan ketertiban di lokasi PKL berjualan. 

Selebihnya adalah wewenang dinas teknis. Tetapi, Kurniadi menilai PKL Pasar Sabtu dan CFD sudah jenuh. 

Dia mengingatkan site plan PKL Pasar Sabtu dan CFD yakni PKL berjualan di sekitar Alun-Alun Karanganyar, Kantor KPU ke selatan hingga batas gedung KPU, Jl. Lawu dekat Alun-Alun ke timur hingga kantor Bank Jateng Karanganyar, dan ke barat hingga kantor BRI Karanganyar. 

"Kami nunggu dinas teknis. Tugas kami mengamankan. Kalau tidak menyalahi perda ya silakan. Dinas teknis [Disdagnakerkop dan UKM] akan mempertahankan site plan atau memperbarui site plan. Kan sudah ada komitmen dengan pedagang lama," ujar Kurniadi saat dihubungi secara terpisah.