Bengkel AHASS Milik Caleg DPR di Sragen Diobok-Obok Maling

Polisi melakukan olah TKP di Bengkel AHASS Mega Berlian, jalan Raya Solo-Purwodadi KM 30 Dukuh/Desa Mojopuro, Sumberlawang, Sragen, Kamis (6/9 - 2018) siang. (Istimewa/Polsek Sumberlawang)
06 September 2018 18:15 WIB Kurniawan Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Bengkel AHASS Mega Berlian di Jalan Raya Solo-Purwodadi kilometer 30, Dukuh Mojopuro RT 013, Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, disatroni maling pada Kamis (6/9/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.

Peristiwa tersebut baru diketahui Kamis sekitar pukul 08.30 WIB, dan dilaporkan ke Polsek Sumberlawang pukul 08.45 WIB. Informasi yang diperoleh Solopos.com bengkel tersebut milik pengusaha asli Gemolong, Sragen, yang hidup di Jakarta, Tri Agus Bayuseno (TAB).

Berdasarkan catatan Solopos.com, TAB merupakan calon anggota legislatif (caleg) DPR RI yang maju lewat Partai Hanura. Dia telah bersosialisasi kepada warga.

Kepala Bengkel AHASS Mega Berlian, Tri Martini, menuturkan TAB mempunyai enam bengkel di Sragen salah satunya di Sumberlawang yang dibobol maling pada Kamis pagi. Lima bengkel lainnya di Gemolong, Gabugan, Sukodono, Sumberlawang, Plupuh, dan Karangjati.

"Bengkel pusatnya di Gemolong. Ada saksi yang melihat sekitar pukul 03.00 WIB ada mobil Xenia atau Avanza warna putih diparkir di depan pintu bengkel. Tapi saat itu saksi mengira hanya pengguna jalan yang sedang beristirahat sebentar," tutur Tri kepada wartawan.

Informasi dari Subbag Humas Polres Sragen, pencurian di bengkel milik TAB itu kali pertama diketahui Edi Sriyanto, 33, warga Kemetiran RT 013, Nganti, Gemolong, dan Erna Anggraini, 32, warga Bulu RT 002 Doyong, Miri. Pada pukul 08.30 WIB mereka bermaksud masuk bengkel.

Mereka kaget saat mendapati pintu bengkel sudah dalam kondisi tidak terkunci. Mereka lantas masuk ke dalam bengkel dan mendapati kondisi bagian dalam bengkel berantakan.

Setelah dicek, beberapa barang yang sebelumnya disimpan di dalam bengkel hilang. Barang yang hilang seperti 13 dus oli mesin MPX, sembilan aki merek AHM, 17 ban tubles merek Federal, 20 set rantai motor merek AHM, 10 unit shockbreaker belakang merek AHM, 10 unit rumah roller merek AHM, 20 unit streng merek AHM, serta 20 roller merek AHM.

Ada juga 30 kampas cakram AHM, 15 kampas tromol AHM, 10 bohlam depan, 15 kabel spidometer, 50 seal merek AHM, 30 busi sepeda motor, 20 spion, satu televisi Polytron ukuran 22 inci, seperangkat komputer (monitor dan CPU), serta satu kompresor Shark.

Tak hanya itu, seperangkat speaker aktif, enam komstir, 10 lampu sein, dan 50 handle rem, ikut diembat pencuri. Total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut ditaksir Rp53,76 juta. Setelah mendapat laporan, polisi langsung melakukan oleh tempat kejadian.

Polsek Sumberlawang juga telah berkoordinasi dengan Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Sragen.