Pejabat Luar Daerah Incar Jabatan Sekda Solo

ilustrasi mutasi pejabat. (Solopos/Dok)
07 September 2018 10:20 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Aparatur Sipil Negara (ASN) dari luar Kota Solo berminat ikut meramaikan bursa pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang ditinggal pensiun Budi Yulistianto.

Para ASN dari luar kota itu saat ini memang masih sebatas bertanya-tanya tentang syarat mendaftar dan belum menyerahkan berkas pendaftaran ke panitia seleksi sekda. “Ada beberapa pejabat dari luar Solo yang tanya-tanya untuk daftar jadi calon sekda. Ya mereka masih sebatas tanya-tanya,” kata Penjabat (Pj) Sekda Solo Untara ketika dijumpai wartawan di Balai Kota, Kamis (6/9/2018).

Meski sebatas lisan, Untara tak memungkiri para pejabat dari luar daerah tertarik mendaftar dalam bursa sekda tersebut. Bursa sekda Solo dibuka untuk umum, tak terkecuali ASN di luar lingkungan Pemkot Solo.

Mereka memiliki peluang sama untuk menjadi Sekda Solo, asalkan memenuhi persyaratan menjadi sekda. Namun tidak hanya memenuhi syarat administratif, seorang sekda juga harus memiliki kecakapan khusus. Salah satunya adalah memahami dan menerjemahkan visi misi wali kota dan wakil wali kota.

“Nah ini yang kadang menjadi ganjalan calon dari luar daerah. Karena ibaratnya sekda itu istrinya wali kota, jadi tidak cukup sekadar memenuhi administratif,” katanya.

Sejak masa pendaftaran calon Sekda Solo dibuka pada Senin (3/9/2018) lalu, hingga kini belum ada satu pun pelamar yang mendaftar. Para pejabat yang bersangkutan masih wait and see.

Sebagian mereka menyiapkan berkas administrasi pendaftaran. Untara tak memungkiri rata-rata para pejabat bersangkutan saling tunggu untuk mendaftar.

“Kalau melihat pengalaman bursa Sekda yang dulu, pejabat eselon II rata-rata mendaftar di hari terakhir. Dari yang memenuhi syarat memang sedikit yang mendaftarkan diri. Waktu itu dari belasan ASN, hanya tujuh yang mendaftar termasuk saya,” katanya.

Guna lebih memotivasi ASN di lingkungan Pemkot Solo agar tertarik mendaftar bursa sekda, jajaran Pemkot bersama panitia seleksi (pansel) secara khusus memberikan pengarahan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Bale Tawangarum kompleks Balai Kota Solo.

Dalam pengarahan itu disampaikan mengenai persyaratan bursa Sekda serta prosedur pelaksanaannya. Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mempersilakan ASN luar daerah yang ingin mendaftar ikut bursa Sekda Solo.

Dia menjamin tidak akan ikut campur dalam penyeleksian calon sekda. Rudy, sapaan akrabnya, menyerahkan sepenuhnya seleksi sekda ke tim pansel.

“Kami sengaja memilih anggota pansel semua berasal dari akademisi dan tokoh masyarakat dengan harapan hasil yang terbaik,” katanya.

Rudy meminta seleksi calon sekda dilaksanakan transparan. Calon sekda juga harus memiliki komitmen pelayanan dan loyalitas tinggi. Selain itu mampu berjalan bersama sesuai dengan visi dan misi wali kota dan wakil wali kota.