Ratusan Polisi Solo Amankan Kota Barat Minggu Besok

Kapolresta Solo Kombes Pol Ribut Hari Wibowo (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
07 September 2018 21:15 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Polresta Surakarta akan menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan kegiatan memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Kota Barat, Minggu (9/9/2018).

Pengamanan akan melibatkan tim gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satlantas, dan Satpol PP. “Kami siap mengamankan semua kegiatan yang diadakan masyarakat di Kota Bengawan. Jangan sampai kegiatan masyarakat menimbulkan gangguan kamtibmas [keamanan dan ketertiban masyarakat],” ujar Kapolresta Surakarta, Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (7/9/2018).

Ribut meminta masyarakat agar bisa menjaga keamanan dan kedamaian Kota Solo di peringatan Haornas nanti. Polresta Surakarta tidak ingin kegiatan Haornas di Solo tidak berjalan lancar.

“Kami siap mengamankan Haornas di Kota Barat dengan menerjunkan ratusan personel. Petugas keamanan nanti menjaga lokasi acara dari pagi sampai selesai," ujar dia.

Ribut menjelaskan di Lapangan Kota Barat nanti ada acara peringatan Haornas yang digelar Pemkot Solo. Kegiatan tersebut meliputi upacara, Pekan Olahraga Warga Solo (Porwaso), dan kirab atlet Asian Games dari Jateng.

“Kami akan mengadakan gelar pasukan personel gabungan pengamanan Haornas di Lapangan Kota barat Sabtu pagi. Titik pengamanan dipusatkan di Kota Barat karena jumlah peserta mencapai ribuan orang,” kata dia.

Disinggung terkait pihak lain yang menggelar acara jalan sehat di Kota Barat, Ribut memastikan pada hari Sabtu besok sudah ada kepastian soal itu. Polresta dan pihak terkait masih melakukan lobi.

“Kemungkinan hasil kesepakatan bersama dengan panitia akan diketahui besok. Hari Minggu diharapkan tidak ada persoalan lain di lapangan sehingga pelaksanaan Haornas di Kota Barat berjalan aman dan lancar,” kata dia.

Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, mengungkapkan sampai sekarang belum ada perubahan soal izin yang masuk ke Polresta terkait Jalan Sehat Umat Islam dan Warga Solo untuk Indonesia Berdaulat. Polresta tetap tidak memberikan rekomendasi kegiatan itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2017 berkaitan dengan kegiatan keramaian.