2 Kecelakaan Renggut 2 Nyawa di Klaten

Ilustrasi kecelakaan (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
07 September 2018 16:40 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Dua kecelakaan lalu lintas terjadi dalam dua hari terakhir di Klaten. Keduanya mengakibatkan korban jiwa.

Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia diduga akibat tergelincir dan membentur jalan pada Jumat (7/9/2018) sekitar pukul 05.00 WIB.

Pengendara motor tersebut, Sri Kartini, 49, pedagang asal Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, mengendarai sepeda motornya di jalan Tegalmas-Kaliworo, Dukuh Jembangan, Desa Prawatan, Jogonalan, dari arah Tegalmas menuju Kaliworo, Jumat bakda Subuh. 

Ia mengendarai sepeda motor Honda Beat berpelat nomor B 4562 TCJ. Sri diduga mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, ia tak bisa menguasai laju kendaraannya. 

Ia lalu tergelincir dan jatuh ke sisi kanan jalan bersama dengan sepeda motornya. Sri tergeletak dalam keadaan tak sadarkan diri. 

“Diduga korban melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi lalu tergelincir dan jatuh membentur jalan,” kata Kepala Satlantas Polres Klaten, AKP Adhytiawarman Gautama Putra, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat.

Sepeda motor Sri diamankan di Unit Laka Lantas di Sungkur, Klaten, sebagai barang bukti. Sedangkan Sri dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST). Sri meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Saat dimintai konfirmasi, Kepala Instalasi Promosi dan Humas Rumah Sakit Umum Pusat dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST), Sri Wardani, belum bisa memberikan keterangan. 

Sementara itu, pada Kamis (6/9/2018), seorang pelajar juga meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan di jalan Jatinom- Tulung, Desa Pandeyan, Kecamatan Jatinom, Klaten.

Pelajar tersebut bernama Cahya Wijaya, 16. Saat kejadian, Cahya mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berpelat nomor AD 4720 JV dari arah Tulung menuju Jatinom. Menjelang lokasi kejadian, pelajar asal Dukuh Umbulsari, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, itu berusaha menyalip mobil di depannya melalui sisi kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk bermuatan pasir yang dikemudikan Gito Prayitno, asal Kartosuro, Sukoharjo. Diduga karena jarak Cahya dengan truk itu sudah terlalu dekat, Cahya memutuskan mengerem mendadak. 

Akibatnya, ia terjatuh ke sisi kanan jalan. Sedangkan sepeda motornya masih berada di tengah jalan dalam posisi terguling.

Melihat hal itu, Gito berusaha menghentikan laju truknya dan membanting stir ke kiri. Namun, truk berpelat nomor AD 1585 KV itu malah terperosok ke saluran irigasi dan menabrak Cahya. 

Cahya ditemukan berada di kolong truk bagian depan dengan kondisi tak sadarkan diri. Saat dimintai konfirmasi, Kanit Kecelakaan Satlantas Polres Klaten, Ipda Adhi Prasidya Dana Hiswara,  mewakili Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono membenarkan informasi itu. 

Ia menjelaskan Cahya dibawa ke RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Sedangkan kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Unit Laka Satlantas di Sungkur sebagai bukti. 

Tokopedia