Hari Sama Rute Nyaris Sama, Rute Jalan Sehat Umat Islam Vs Kirab Atlet Solo 

Pekerja meratakan tanah di Lapangan Kota Barat, Solo, Rabu (6/12 - 2017). (Solopos/Nicolous Irawan)
08 September 2018 08:00 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dua acara yang melibatkan massa dalam jumlah besar akan digelar bersamaan di Kota Solo, Minggu (9/9/2018) pagi. Dua acara itu yakni Jalan Sehat Umat Islam dan Pekan Olahraga Warga Solo (Porwaso).

Kedua acara itu dipusatkan di lokasi yang sama yakni kawasan Kota Barat. Bahkan, rute jalan sehat dan pawai atlet Asian Games Jateng yang merupakan bagian dari acara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) itu pun hampir sama.

Rute pawai atlet Asian Games asal Jateng dimulai dari Jl. Dr. Moewardi (selatan Lapangan Kota Barat) lalu perempatan Gendengan-menyusuri Jl. Slamet Riyadi (area car free day) berbelok ke utara di pertigaan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Solo menyusuri Jl. Dr. Soepomo sampai perempatan SMA Muhammadiyah 2 Solo lalu berbelok ke barat menyusuri Jl. Yosodipuro untuk kembali ke Lapangan Kota Barat. 

Sedangkan rute Jalan Sehat Umat Islam yakni start dari Kota Barat ke selatan menuju Perempatan Gendengan Jl. Slamet Riyadi ke timur sampai Perempatan Hotel Novotel belok ke kiri atau utara sampai Perempatan Monumen Pers lalu belok ke kiri lagi atau barat di Jl. Yosodipuro sampai finis kembali di Kota Barat.

Kabid Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, bakal menutup Jl. Wahidin ruas simpang tiga SMK Murni ke utara saat akan digelar kirab mangayubagyo atlet Asian Games 2018. Dishub juga akan menutup Jl. dr. Moewardi dan memindahkan akses crossing CFD dari perempatan Gendengan ke perempatan Omah Lowo untuk mendukung kelancaran kegiatan upacara dan kirab dalam rangka peringatan Haornas ke-35. 

Dia meminta warga mencermati rencana manajemen dan rekayasa lalu lintas (MRLL) tersebut agar tidak salah mengambil rute. Kabid Perparkiran Dishub Solo, Moch. Usman, menyediakan tujuh lokasi parkir bagi pengunjung atau penonton acara peringatan Haornas di Lapangan Kota Barat. 

Ketujuh lokasi parkir rekomendasi Dishub tersebut, yaitu Gelora Manahan, Patung Kuda Manahan, Jl. Sam Ratu Langi (kendaraan dari utara), kawasan Gedung Bhayangkara, Diamond Restoran, Kawasan Solo Grand Mall, dan Kawasan Solo Paragon Lifestyle Mall (kendaraan dari selatan).

“Diperkenankan pejalan kaki yang parkir di zona utara untuk menyeberang perlintasan sebidang Manahan guna menuju Lapangan Kota Barat. Akan disediakan petugas khusus untuk menunjang keselamatan para pejalan kaki tersebut,” jelas Usman. 

Di sisi lain, panitia Jalan Sehat Umat Islam yang ngotot menggelar acara tersebut di Kota Barat meski tak mendapat izin dan rekomendasi dari Polresta Surakarta sudah menyiapkan sejumlah tata tertib bagi peserta. 

Tata tertib tersebut di antaranya dilarang membawa atribut parpol, dilarang mengenakan kaus #2019GantiPresiden, dilarang membawa spanduk gambar capres dan cawapres, tidak boleh membawa senjata tajam, wajib menjaga ketertiban di jalan, dan membawa kartu Tanda Penduduk (KTP).

Panitia jalan sehat juga menyediakan tempat parkir untuk kendaraan peserta di Jl. Kenanga samping Masjid Kota Barat. Panitia mengklaim bisa menjaga keamanan sepanjang jalannya acara mesti tanpa dukungan polisi. 

Muhammad Ismail