Api di Ceto Padam, Jalur Pendakian Lawu Karanganyar Masih Ditutup

Polisi dan sukarelawan melokalisasi api yang membakar hutan kawasan Gunung Lawu, Senin (10/9/2018). (Istimewa - Humas Polres Karanganyar)
13 September 2018 11:35 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Kebakaran hutan di Tawangmangu dan Jenawi, Karanganyar, sudah padam pada Rabu (12/9/2018). Begitu pula dengan kebakaran di dekat kawasan wisata Candi Ceto sudah padam Kamis (13/8/2018) lagi. Namun, jalur pendakian ke Gunung Lawu masih ditutup.

Solopos.com menerima informasi perihal kondisi kebakaran hutan di Bukit Mongkrang, Desa Gondosuli, Tawangmangu, sudah padam pada Selasa (11/9/2018). Camat Tawangmangu, Rusdiyanto, mengirimkan gambar Bukit Mongkrang pada Selasa pukul 11.53 WIB.

Gambar disertai keterangan "kondisi sekarang, titik api sudah tidak nampak".

"Iya betul sudah padam semua. Tapi masih siaga statusnya. Angin sudah enggak terlalu besar seperti sebelumnya. Total lahan yang terbakar hingga kemarin [Selasa] itu sekitar 30 hektare. Itu di Bukit Mongkrang," kata Rusdiyanto saat dihubungi Solopos.com, Rabu.

Sore hari pukul 16.37 WIB, pesan melalui aplikasi Whatsapp menginformasikan tentang kejadian kebakaran di lokasi lain, yakni Jenawi. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno, membenarkan BPBD juga menerima informasi titik api di selatan Candi Ceto atau di atas Desa Anggrasmanis, Jenawi.

"Belum bisa menyampaikan data. Tim BPBD dalam perjalanan," tutur Hendro saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

Data yang dihimpun Solopos.com pada Rabu, kebakaran hutan di Jenawi terletak di Bukit Sodong petak 1C RPH Tambak, BKPH Lawu Utara, tepatnya di Dukuh Babar RT 004/RW 004, Desa Anggrasmanis, Jenawi. Kebakaran terjadi pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu.

Salah satu warga, Gino, melihat kepulan asap dari tengah hutan. Api semakin membesar dan saat itu angin kencang. Gino kemudian menghubungi warga dan aparat desa setempat.

Selanjutnya tim dibantu sukarelawan dan warga bergotong royong memadamkan api. Pemadaman dilakukan manual. Api berhasil dipadamkan pada Kamis (12/9/2018) pukul 05.00 WIB. Sukarelawan Ceto (Reco), Nardi, membenarkan kebakaran hutan di Anggrasmanis sudah padam.

"Tadi pagi tim dari BPBD, Perum Perhutani KPH Solo, sukarelawan, dan warga masih berupaya memadamkan api. Tadi pagi kan muncul api lagi tapi kecil. Sudah padam. Jarak ke permukiman jauh. Dan itu bukit dekat jurang sehingga susah dijangkau. Lokasinya di perbatasan Jateng dan Jatim," tutur dia saat dihubungi Solopos.com.

Proses pemadaman dilakukan dengan menyekat api. Penyekatan dilakukan dengan membuat parit. Harapan mereka api tidak akan merembet ke lahan lain karena sudah dibuatkan lubang menyerupai parit.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Titis Sri Jawoto, menyampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar masih menutup jalur pendakian Gunung Lawu. Penutupan jalur pendakian dilakukan di pintu masuk Cemoro Kandang maupun Candi Ceto.

"Demi keselamatan bersama. Hingga kondisi dinyatakan normal dan sudah tidak ada kebakaran," ujar dia.