Maling Bawa Kabur Komputer Kantor Kelurahan Kasihan Wonogiri

Petugas Polsek Ngadirojo, Wonogiri, mengecek ruang komputer Kantor Kelurahan Kasihan, Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (12/9 - 2018). (Istimewa/Humas Polres Wonogiri)
13 September 2018 19:40 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Kantor Kelurahan Kasihan, Ngadirojo, Wonogiri, yang terletak di Lingkungan Kasihan RT 001/RW 001, disatroni pencuri, Rabu (12/9/2018) dini hari. Seperangkat komputer berisi data kependudukan raib.

Lurah Kasihan, Warsito, kepada Solopos.com, Rabu, mengatakan selain seperangkat komputer, satu unit monitor lebih dari 30 inci, satu unit printer, dan dua mikrofon turut digondol pencuri.

Nilai barang-barang yang hilang ditaksir mencapai Rp10 juta. Menurut Warsito, komputer yang hilang berisi data-data kependudukan, seperti data penduduk yang mengajukan pembuatan KTP elektronik, kartu keluarga, akta kelahiran, dan sebagainya.

Untungnya, kelurahan memiliki cadangan data yang tersimpan di komputer lain. Oleh karena itu masyarakat yang ingin mengurus adminduk tetap bisa dilayani.

“Baru kali ini peristiwa ini kami alami. Kemungkinan pelaku masuk dari pintu belakang dengan merusak slot kunci. Pelakunya kemungkinan besar lebih dari satu orang. Kalau hanya satu orang enggak bisa bawa barang-barang itu. Sarana yang digunakan kelihatannya sepeda motor. Kalau bawa mobil barang-barang kami bisa habis,” kata Warsito saat dihubungi Solopos.com.

Dia menyebut kejadian itu serbakebetulan. Pencuri beraksi saat penjaga keamanan sedang sakit sehingga tak bisa mengawasi saat malam hari.

Biasanya penjaga mengontrol kondisi kantor kelurahan secara berkala setiap malam. Selain itu pegawai kelurahan sebelumnya lupa mengunci ruang komputer.

Padahal, biasanya ruang komputer selalu dikunci. Lurah sudah melaporkan kasus tersebut kepada aparat Polsek Ngadirojo.

“Setelah tadi [Rabu] dicek, ternyata salah satu ruang di SDN 1 Kasihan yang letaknya berdekatan dengan kantor kelurahan juga dibobol. Ruangannya diobrak-abrik,” imbuh Warsito.

Namun, di ruangan tersebut tak ada barang berharga. Lurah menduga setelah tak mendapatkan hasil saat beraksi di SDN 1 Kasihan, pelaku menyasar kantornya. Dia berharap polisi dapat mengungkap kasus tersebut.

Warsito tak memungkiri pengamanan di kantornya hanya mengandalkan penjaga malam tanpa dilengkapi kamera closed circuit television (CCTV) atau kamera pengintai. Atas kejadian tersebut dia akan mengusulkan pengadaan CCTV pada anggaran 2020 mendatang.

Anggaran sudah tak bisa diusulkan 2019 karena rencana kerja dan anggaran (RKA) sudah diajukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Terpisah, Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto, mengatakan masih menyelidiki kasus itu.

Polisi sudah mengolah tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah mendapat laporan. Saat olah TKP diketahui slot pintu belakang rusak.

Dia menduga pelaku masuk melalui pintu tersebut lalu ke ruang komputer. Pelaku bisa masuk ruang komputer dengan mudah karena pintu tak dikunci.

“Awalnya ada pegawai kantor datang pukul 07.00 WIB. Dia kaget karena pintu belakang terbuka. Setelah dicek ternyata sejumlah barang sudah raib,” ulas Hariyanto mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede.



Tokopedia