Kuota Penerimaan CPNS Sragen 2018 Sekitar 400

Peserta ujian CPNS mengerjakan soal menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT). (Solopos/Dok)
14 September 2018 20:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen mendapat kuota penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sekitar 400 lowongan untuk tenaga pendidikan termasuk guru, tenaga kesehatan termasuk dokter, dan tenaga teknis lainnya.

Lowongan CPNS tersebut akan diumumkan pada Rabu (19/9/2018) mendatang. Penjelasan itu disampaikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat ditemui Solopos.com di sela-sela gerakan pungut sampah di Pasar Bunder Sragen, Jumat (14/9/2018).

Yuni, sapaan akrabnya, belum menyampaikan secara resmi kuPemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen mendapat kuota penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sekitar 400 lowongan untuk tenaga pendidikan termasuk guru, tenaga kesehatan termasuk dokter, dan tenaga teknis lainnya.ota riil penerimaan CPNS 2018 untuk Sragen karena masih harus berkonsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait beberapa hal, terutama berhubungan dengan tenaga honorer kategori II (K2) yang kuotanya juga banyak untuk Sragen.

“Permintaan kami hampir disetujui semua. Usulannya bukan 400 CPNS tetapi 600-an CPNS dan itu dipenuhi 80%. Padahal daerah lainnya hanya 50%. Nah, dari sekian kuota CPNS itu, kuota untuk honorer K2 juga banyak," kata Yuni.

Yuni mengatakan harus konsultasi ke BKN terkait syarat honorer K2 yang harus S1 sebelum 2013 atau 2015 termasuk batasan umur harus di bawah 35 tahun. Khusus honorer, lowonannya hanya dua, yakni tenaga pendidikan [guru] dan kesehatan,” ujar Yuni.

Dia menyampaikan jadwal tahapannya sudah ada dan pengumumannya 19 September mendatang. Dia memastikan Sragen menjadi tempat penyelenggaraan tes CPNS 2018 untuk Soloraya.

“Tes itu nanti dilaksanakan selama enam pekan dan dimulai Oktober mendatang. Tempatnya nanti di GOR Diponegoro Sragen dengan kapasitas mencapai ribuan orang,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen, Sarwaka, saat dihubungi Solopos.com, menyampaikan formasi CPNS sudah diserahkan ke Bupati Sragen.

“Formasi sudah saya terima tetapi masih dalam bendel yang sifatnya rahasia. Bendel itu ditujukan kepada Bupati Sragen sehingga yang berwenang membuka bendel itu Bupati Sragen. Tadi yang diundang ke BKN 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, ya semua kabupaten/kota dapat formasi semua untuk penerimaan CPNS 2018,” ujar Sarwaka.

Sarwaka menjelaskan formasi yang kemungkinan diterima Sragen yakni guru, tenaga kesehatan, dan pelaksana teknis lainnya tetapi jumlah lowongannya belum diketahui. Sebelumnya, Sarwaka mengajukan 414 lowongan untuk guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis lainnya.

“Di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sudah memiliki database kekurangan aparatur sipil negara [ASN] di setiap kabupaten/kota. Kami berharap minimal pengajuan 414 lowongan itu bisa disetujui atau justru lebih dari 414 lowongan karena wewenangnya ada di kementerian,” ujarnya.

Sarwaka mengatakan tentatif pendaftaran mulai 19 September 2018. Dia menyampaikan tanggal tersebut belum resmi diumumkan karena tanggal itu disampaikan pada saat rapat.

Dia mengungkapkan Sragen siap menjadi lokasi tes CPNS 2018 karena Pemkab Sragen sudah ekspose ke BKN dan disetujui. “Komponen pendaftaran itu banyak. Tesnya dilakukan serentak di Indonesia jadi pendaftar hanya bisa mendaftar satu kabupaten/kota. Tesnya ada dua, tes kemampuan dasar dan tes kemampuan bidang. Panitia seleksinya dari pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Wewenangnya ada di pusat,” imbuhnya.