Pria Lansia Wonogiri Meninggal akibat Jatuh dari Tebing

Tim gabungan mencari warga Manyaran, Wonogiri, yang menghilang sejak Selasa (11/9 - 2018). (Istimewa/Humas Polres Wonogiri)
14 September 2018 19:35 WIB Ichsan Kholif Rahman Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Seorang pria lanjut usia asal Manyaran, Wonogiri, Suwarto Sadimin, 80, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah tebing Gunung Bale, Dusun Gembuk, Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Wonogiri, Rabu (12/9/2018) pagi.

Sebelumnya, Sadimin dilaporkan menghilang sejak Selasa (11/9/2018) pagi. Dia berpamitan kepada keluarganya hendak mencari pakan ternak di Hutan Gembuk.

Kapolsek Manyaran, Iptu Abu Bakar Sidiq, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede, saat dihubungi Solopos.com, mengatakan Sadimin meninggal diduga karena terpeleset di tebing Gunung Bale.

“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, korban terpeleset di lereng yang tinggi sehingga terbentur tanah di bawah lereng gunung. Korban mengalami luka lecet terutama di dada dan kaki karena berusaha menyelamatkan diri,”ujarnya.

Ia menambahkan Sadimin berusaha menyelamatkan diri dengan memegang tanaman dan rumput namun tanaman itu tidak kuat menahan berat badannya. Saat ditemukan, rumput dan sisa tanaman masih tergenggam di tangan kanan Sadimin.

Menurutnya, Sadimin tidak tersesat di Hutan Gembuk karena sudah biasa setiap harinya beraktivitas di lokasi tersebut. Sadimin dipastikan menguasai medan berbukit yang terjal itu.

Setelah menerima laporan kehilangan Sadimin dari keluarganya, Selasa, tim gabungan yang terdiri atas Polsek Manyaran, Koramil Manyaran, SAR Wonogiri, perangkat Desa Bero, dan warga laki-laki Desa Bero sebanyak 130 orang melakukan pencarian hingga malam hari.

Pada Rabu pagi, tim gabungan berhasil menemukan Sadimin dalam kondisi meninggal dunia sejauh 2,5 kilometer dari rumahnya. Jasad Sadimin lalu diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.