Pembobol Bengkel AHASS Mega Berlian Sragen Digerebek di Batang

Ilustrasi pencurian. (Solopos/Whisnu Paksa)
16 September 2018 09:45 WIB Suharsih Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Resmob Polres Sragen dibantu Jatanras Polda Jateng menggerebek salah satu rumah di Desa/Kecamatan Plantungan, Kabupaten Batang, Sabtu (15/9/2018) sekira pukul 03.00 WIB.

Rumah itu diduga menjadi tempat persembunyian pelaku pencurian dengan pemberatan di Bengkel AHASS Mega Berlian, Jalan Solo-Purwodadi Km 30 Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Kamis (6/9/2018) lalu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan Solopos, Tri Rahayu, dari Polres Sragen, polisi mendapatkan identitas pelaku berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan pengembangan penyidikan. Setelah itu polisi Sragen dibantu aparat Polda bergerak ke Batang.

Namun, para pelaku sepertinya sudah menyadari kedatangan petugas sehingga mereka melakukan perlawanan dan berusaha kabur menggunakan Mobil Toyota Avanza berpelat nomor B 1768 PFL warna biru.

Saat kabur itu, mobil tersebut nyaris menabrak petugas sehingga petugas melakukan tindakan tegas dengan menembak pada bagian belakang mobil dan mengenai pintu belakang dan ban mobil sebelah kanan belakang. Pelaku terpojok namun dia berhasil keluar dari mobil dan melarikan diri.

Tim hanya berhasil menangkap satu orang yang diduga sebagai penadah hasil curian lalu membawanya beserta barang bukti ke Polres Sragen guna penyelidikan lebih lanjut. Pelaku bernama Kambali Bin Juremi, 47, warga Sojomerto RT 002/RW 003, Kelurahan Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jateng.

Kambali ditangkap berikut barang bukti berupa satu kunci tang hidrolis pemotong gembok, lima linggis, dua besi pemukul almuminium, satu lakban warna hitam, pelat nomor B 1009 AW, satu set alat bor, empat tang, seikat tali rafia, satu sarung tangan, satu tas pinggang, dan beberapa kantong kresek.

Sebagaimana diinformasikan, Bengkel AHASS Mega Berlian di Jalan Purwodadi-Solo dibobol maling pada Kamis (6/9/2018). Peristiwa itu diketahui pagi harinya sekitar pukul 08.15 WIB oleh Erna Anggraini, 32, Dukuh Bulu RT 002 Desa Doyong, Miri, Sragen, yang saat itu hendak membuka pintu bengkel.

Namun pintu bengkel itu ternyata sudah dalam keadaan tidak terkunci dan gembok pintu sudah tidak ada di tempatnya. Erna lalu memanggil rekannya, Qori Pitono Ambari, 24, warga Dukuh Ploso RT 001/RW 007 Desa Nampu, Kecamatan Karangyung, Kabupaten Grobogan.

Qori mengecek ke dalam bengkel dan mendapati di dalam bengkel sudah berantakan. Satu unit TV merek Polytron, satu unit komputer, satu unit kompresor, satu unit speaker aktif, dan berbagai macam spare part di rak-rak sudah tidak ada. Total kerugian diperkirkan Rp53.760.000.

Tokopedia