Babinsa Sragen Ini Dapat Penghargaan Gara-Gara Uang Rp5 Juta

Babinsa Sambirejo, Plupuh, Serda Suramto (kiri), menerima penghargaan dari Dandim Sragen Letkol (Arh) Camas Sigit Prasetyo di Makodim 0725/Sragen, Jumat (14/9/2018). (Istimewa-Kodim 0725 - Sragen)
16 September 2018 12:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Kisah inspiratif ini datang dari seorang prajurit Kodim 0725/Sragen yang bertugas di wilayah Koramil 20/Plupuh, Sragen. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sambirejo, Plupuh, Serda Suramto, menunjukkan dirinya sebagai sosok yang jujur dan tidak mau memakan harta yang bukan menjadi haknya.

Ceritanya bermula pada Rabu (12/9/2018) lalu. Suramto berada di Kantor Koramil Plupuh pada pukul 08.00 WIB. Tiba-tiba ada rekannya sesama tentara, Sadi, menyerahkan setumpuk uang yang ditemukan berceceran di jalan Masaran-Gemolong, tepatnya di Dukuh Getas, Desa Sambirejo, Plupuh, Sragen.

Suramto meminta rekannya itu supaya menunjukkan lokasi penemuan uang itu. Suramto mencari informasi warga setempat yang melihat uang yang jatuh berceceran itu. Ia pun mendapat informasi uang itu jatuh dari pengemudi motor Yamaha N-Max.

“Saya tidak tahu identitas pemilik uang ini. Saya hitung nilainya Rp5.500.000. Uang itu berupa uang kertas pecahan Rp100.000, Rp50.000, dan beberapa Rp20.000. Karena bingung mencari pemiliknya, akhirnya uang itu saya potret dan saya unggah ke media sosial [medsos] agar bisa menemukan identitasnya,” ujar Suramto saat dihubungi Solopos.com, Jumat (14/9/2018).

Suramto mengunggah fotonya saat membawa uang seraya berikut nama dan nomor teleponnya pada pukul 08.30 WIB. Setelah menunggu empat jam atau sekitar pukul 12.30 WIB, Suramto didatangi seorang perempuan berhijab yang mengaku kehilangan uang senilai Rp5 jutaan saat perjalanan dari Masaran ke Gemolong.

Perempuan itu bernama Endang Widayanti yang juga Kepala Kelurahan Kwangen, Kecamatan Gemolong, Sragen. Suramto sempat tak percaya dengan pengakuan Endang. Ia meminta keterangan dan bukti yang menguatkan untuk memastikan uang itu benar-benar milik Endang.

“Iya, saya tanya waktu lewat jam berapa? Motornya apa? Lewatnya mana saja, dan seterusnya. Akhirnya, saya yakin itu memang uang beliau. Uang itu dimasukkan saku dan memang logis kalau jatuh tercecer karena di dekat lokasi temuan ada tanjakan sehingga saat melintas naik motor pasti geronjal,” ujarnya.

Endang merasa senang bisa menemukan uangnya. Hampir setiap hari ia mentransfer uang Rp5 jutaan untuk membayar dagangan berupa pakan dan obat-obatan ternak. Ia terburu-buru waktu berangkat pada Rabu itu.

Ia baru sadar uangnya hilang saat hendak mentransfer uang sekitar pukul 12.00 WIB. “Saya cari di tas tidak ada. Di kantung jaket juga tidak ada. Lalu saya pamit dengan perangkat kelurahan untuk pulang lebih dulu. Saya bermaksud mencari uang itu. Ketika menyetater motor, ada anggota staf saya yang bilang baru baca status Kades Karangwaru, Plupuh, tentang temuan uang Rp5 juta oleh tentara Koramil Plupuh,” ujar Endang.

Endang langsung menuju Koramil Plupuh dan akhirnya uang Endang pun kembali. Ia sangat berterima kasih kepada Serda Suramto dan warga Getas. Ia salut dengan kejujuran dan sikap menjaga Sapta Marga TNI. Ia yakin Suramto seorang yang taat beragama.

Keteladanan Suramto pun diapresiasi Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol (Arh) Camas Sigit Prasetya. Dandim memberi penghargaan dan uang terima kasih senilai Rp1 juta kepada Suramto saat apel di halaman Makodim Sragen, Jumat pagi.



Tokopedia