Waduh, 2.383 Pemilih di Klaten Terindikasi Ganda

ilustrasi pemilu. (Solopos/Whisnu Paksa)
16 September 2018 18:06 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten menemukan 2.383 data pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Sementara, KPU Klaten menyatakan sudah melakukan perbaikan dari temuan Bawaslu tersebut.

Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrohman, mengatakan temuan itu berdasarkan hasil penyisiran yang dilakukan Bawaslu melibatkan unsur Bawaslu di tingkat kecamatan dan desa. Penyisiran dilakukan terhadap DPT Pemilu 2019 hasil penetapan KPU Klaten 20 Agustus lalu.

Arif menerangkan selain data nomor induk kependudukan (NIK) ganda, ada temuan data ganda identik. “Dari 2.383 data temuan itu, ada 1.172 data ganda identik. Data ganda identik itu mulai dari NIK, nama, dan tanggal lahir sama,” kata Arif saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat (14/9/2018).

Arif menjelaskan temuan itu sudah disampaikan ke KPU Klaten untuk pencermatan ulang serta pengecekan ke lapangan. “Apakah benar temuan itu benar-benar data ganda atau salah memasukkan data. Apabila benar-benar ganda, kami minta sebelum mencoret ada pengecekan ke lapangan agar tidak salah demi menjaga hak pilih warga,” katanya.

Ketua KPU Klaten, Siti Farida, mengatakan hasil temuan Bawaslu sudah dieksekusi dengan melakukan perbaikan. Dari total 2.838 data yang terindikasi ganda, diperoleh 817 nama pemilih dalam DPT 2019 yang dipastikan ganda. “Untuk yang lain karena ada kesalahan penulisan dan itu sudah kami perbaiki,” kata Farida.

Ia menuturkan DPT Pemilu 2019 hasil perbaikan sudah disampaikan melalui rapat pleno yang digelar Kamis (13/9). DPT Pemilu 2019 sebelumnya ditetapkan 989.920 pemilih. Jumlah pemilih dalam DPT Pemilu 2019 hasil perbaikan menjadi 989.103 pemilih terdiri dari 487.724 laki-laki dan 501.379 perempuan. Para pemilih menggunakan hak pilih mereka pada Pemilu 2019 di 4.313 tempat pemungutan suara (TPS).