Asian Games 2018 Kelar, Klub Bulu Tangkis Karanganyar Diserbu Peminat

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie (kiri) dan Anthony Sinisuka Ginting menggigit medali Asian Games 2018. (Antara - Inasgoc/Puspa Perwitasari)
16 September 2018 04:00 WIB Ponco Suseno Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sejumlah klub bulu tangkis di Kabupaten Karanganyar kebanjiran anak didik dalam beberapa hari terakhir. Tingginya minat orang tua memasukkan anaknya agar berlatih bulu tangkis tak terlepas dari efek penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun solopos.com, Karanganyar memiliki belasan perkumpulan bulu tangkis (PB) di antaranya PB Tri Star Karanganyar, All Star Karanganyar, Cendrawasih Tawangmangu, Independen Jaten, Pelita Abadi Jaten, Sanjaya Kebakkramat, dan lain sebagainya.

Setiap PB di Karanganyar memiliki anak didik rata-rata puluhan orang.

“Kebetulan di Asian Games 2018, pebulu tangkis asal Indonesia ada yang dapat meraih medali emas. Gaung kemenangan itu dirasakan hingga Karanganyar. Hampir di semua klub di Karanganyar bertambah jumlah anak didiknya gara-gara Asian Games 2018,” kata Sekretaris Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) Karanganyar, Joko Setiyono, saat dtemui solopos.com di GOR Nyi Ageng Karang, Karanganyar, Jumat (14/9/2018).

Joko Setiyono mengatakan prestasi bulu tangkis asal Karanganyar sangat membanggakan dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa pebulu tangkis asal Karanganyar saat ini sudah menembus tingkat Pelatnas, seperti Yustin dan Ryan Agung.

Di samping itu, terdapat Ribka Sugiarto yang mampu meraih juara tingkat Asia 2018. Ribka berpasangan dengan Febriana asal Jatim turun di nomor ganda putri.

“Saat berlangsung seleksi PB Djarum Kudus, pebulu tangkis cilik asal Karanganyar juga sering lolos,” katanya.

Hal senada dijelaskan Kepala Pelatih Tri Star Karanganyar, Wahyu Agung. Dalam beberapa waktu terakhir, PB Tri Star Karanganyar selalu menerima anak didik baru di Karanganyar dan sekitarnya.

“Hingga sekarang, kami sudah menerima anak didik baru sebanyak 20-an orang. Saat kami tanya apa motivasi anak-anak itu bergabung dengan klub bulu tangkis, rata-rata mereka menjawab karena terinspirasi pebulu tangkis Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018. Tingginya antusiasme ini sangat menguntungkan klub. Anak-anak sudah muncul minat. Kami tinggal mengarahkan lagi agar mereka dapat berprestasi,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pebulu tangkis Indonesia mampu menorehkan prestasi dengan menyabet medali emas di Asian Games 2018 yakni Jonatan Christie yang turun di nomor tunggal putra dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Gideon yang turun di nomor ganda putra.

Di samping itu terdapat Anthony Sinisuka Ginting yang meraih medali perunggu di nomor tunggal putra dan Fajar Alfian/Muh. Rian Ardianto yang meraih medali perak di nomor ganda putra.