Sosialisasi Pemilu, KPU Wonogiri Agendakan Cerdas Cermat bagi Ibu PKK hingga Penarik Becak

Ilustrasi Logo KPU.
18 September 2018 17:28 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri menyiapkan dua kegiatan sosialisasi Pemilu 2019 yang dikemas secara menarik.

Kegiatan itu yakni, lomba cerdas cermat yang diikuti empat segmen berbeda dan seminar nasional dengan menghadirkan pembicara utama, Ketua KPU RI, Arief Budiman, 25-26 September.

Ketua KPU Wonogiri, Mat Nawir, kepada Solopos.com, Selasa (18/9/2019), mengatakan cerdas cermat akan digelar di Aula KPU, 25 September. Lomba diikuti kalangan perempuan, difabel, dan pengayuh/penarik becak.

Lomba dibagi menjadi empat segmen, yakni segmen kelompok anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kelompok anggota Persatuan Istri Tentara (Persit), kelompok difabel, dan penarik becak.

Masing-masing segmen terdiri atas tiga kelompok. Setiap kelompok terdiri atas tiga orang. Lomba digelar dalam dua tahap, yakni babak penyisihan dan final.

Panitia akan mengambil juara I di tiap segmen, kecuali segmen difabel. Panitia akan langsung mencari juara I hingga III pada segmen difabel. Juara I dari segmen PKK, Persit, dan penarik becak selanjutnya bakal dipertemukan dalam babak final.

“Soalnya seputar kepemiluan, seperti sejarah pemilu, tahapan-tahapan pemilu, cara memberikan suara, dan sebagainya. Panitia sudah memilih peserta. Para pemenang akan mendapat hadiah uang pembinaan,” kata Nawir.

Sehari kemudian KPU bakal menggelar seminar nasional di Gedung PGRI kawasan kota Wonogiri untuk umum. Panitia mendatangkan pembicara utama Ketua KPU, Arief Budiman.

Sertifikat

Panitia juga akan menghadirkan pembicara lain, seperti Ferry Kurnia, mantan anggota KPU; Titi Anggraini, dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem); dan Nuryanti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Mereka akan membahas banyak hal tentang pemilu.

“Seminar dimulai pukul 09.00 WIB. Semua boleh mengikuti. Peserta akan mendapatkan sertifikat dan hadiah hadir menarik,” imbuh Nawir.
Menurut dia kegiatan tersebut sebagai sarana sosialisasi Pemilu 2019 kepada khalayak.

Kegiatan serupa belum pernah dilaksanakan sebelumnya. KPU mengemas kegiatan sosialisasi yang lebih menarik agar lebih mengena.