Seleksi Calon Sekda Solo, 7 Pejabat Lolos Uji Gagasan

ilustrasi mutasi pejabat. (Solopos/Dok)
21 September 2018 15:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Tujuh pejabat dinyatakan lolos uji gagasan sebagai bagian dari seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Kamis-Jumat (20-21/9/2018). Selanjutnya, mereka akan mengikuti tahapan uji kompetensi.

Panitia Seleksi (Pansel) Sekda Solo menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk menyelenggarakan uji kompetensi pada Selasa-Rabu (25-26/9/2018) mendatang.

“Tujuh peserta telah mengikuti tahapan pertama seleksi Sekda berupa uji gagasan,” kata Ketua Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Sekda, Anwar Hamdani, ketika berbincang dengan wartawan di Balai Kota, Jumat (21/9/2018).

Penilaian uji gagasan meliputi penyajian atau pemaparan, sistematika, penguasaan teknologi informasi, materi makalah atau program yang disampaikan, serta inovasi yang ditawarkan.

Dari tujuh peserta, keseluruhannya hadir mengikuti uji gagasan. Mereka memaparkan program atau gagasan jika nanti terpilih menjadi Sekda Solo.

Masing-masing peserta diberi waktu 60 menit untuk menyampaikan materi. Perinciannya, 10 menit presentasi dan 50 menit tanya jawab dengan Pansel.

Pansel secara bergantian menyampaikan pertanyaan atau klarifikasi terhadap materi yang disampaikan maupun yang belum disampaikan. Pertanyaan yang disampaikan Pansel terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sekda.

Selain itu juga tentang gagasan atau ide yang ditawarkan jika menjadi sekda. “Setelah uji gagasan selesai, pansel langsung mengadakan rapat pleno untuk menentukan hasil dari masing-masing peserta berdasarkan rekap nilai dari masing-masing anggota pansel,” katanya.

Dari hasil rapat pleno akhirnya disepakati tujuh peserta dari total tujuh orang yang mengikuti uji gagasan dinyatakan lulus seluruhnya. Keputusan itu ditentukan dalam rapat yang berjalan agak alot.

Tahap berikutnya peserta akan mengikuti uji kompetensi. Uji kompetensi ini meliputi kompetensi teknis atau bidang, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosio kultural.

Anwar mengatakan dalam uji kompetensi juga akan diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) terkait tugas sekda. “Seleksi Sekda tidak hanya diikuti pejabat Pemkot. Aada peserta dari luar Solo, yaitu dari Pemkab Sragen. Semua peserta memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk terpilih masuk tiga besar dan tidak melihat asal instansi peserta,” katanya.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menjamin tidak akan ikut campur dalam penyeleksian calon sekda. Rudy, sapaan akrabnya, menyerahkan sepenuhnya seleksi sekda ke tim pansel.

“Kami sengaja memilih anggota pansel semua berasal dari akademisi dan tokoh masyarakat dengan harapan hasil yang terbaik,” katanya.

Rudy meminta seleksi calon sekda dilaksanakan secara transparan. Calon sekda harus memiliki komitmen pelayanan dan loyalitas tinggi. Selain itu mampu berjalan bersama sesuai dengan visi dan misi wali kota.