Gedung Ambruk, TK Pertiwi Jagalan Solo Digabung ke SDN Kalangan

Gedung TK Pertiwi 5, Jagalan, Jebres, Solo, yang roboh akibat usia tua, Senin (10/9 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
22 September 2018 05:00 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan memindahkan TK Pertiwi V dengan SDN Kalangan, Jagalan Jebres. Atap gedung taman kanak-kanak tersebut ambruk beberapa waktu lalu karena sudah puluhan tahun tak diperbaiki.

Pemindahan TK Pertiwi V ke SDN Kalangan juga sebagai bagian penataan sekolah di wilayah Jagalan. “Saya baru tahu ada TK Pertiwi V di Jagalan, Jebres, saat datang langsung mengecek kondisi ruang kelas yang atapnya ambruk,” ujar Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, kepada wartawan di SMKN 6 Solo, Jumat (21/9/2018).

Rudy, sapaan akrab Wali Kota, mengaku prihatin melihat kondisi TK Pertiwi, Jagalan. Pemkot langsung mengumpulkan pihak terkait untuk membahas perbaikan sekolah itu.

Hasil rapat koordinasi memutuskan gedung TK Pertiwi dirobohkan semua dan dibangun sekolah baru digabung bersama SDN Kalangan. “Kami sedang menyusun DED [detail engineering design] pengabungan dua sekolah itu. Selama ini SDN Kalangan kerap kebanjiran saat musim hujan sehingga perlu dibenahi sekalian,” ujar Rudy.

Politikus PDIP ini mengungkapkan SDN Kalangan dan TK Pertiwi sebenarnya berada dalam satu kompleks. Namun, pengelolaannya berbeda.

TK Pertiwi dikelola Dharma Wanita Kecamatan Jebres. Sementara SD Kalangan dikelola Dinas Pendidikan (Disdik) Solo. Pengabungan dua sekolah itu bisa saja mengubah status TK Pertiwi menjadi TK negeri.

“Kami akan mencarikan SD kosong untuk dijadikan lokasi sementara belajar siswa SD dan TK selama proses perbaikan sampai selesai,” kata dia.

Pemkot Solo siap menganggarkan dana APBD untuk membangun TK Pertiwi sekaligus SDN Kalangan. Pengajuan anggaran baru bisa dilaksanakan tahun depan karena saat ini pembahasan APBD-P 2018 sudah selesai.

“Kami meminta kepada Kabid TK/PUD Disdik Solo agar mendata semua sekolah berstatus swasta dan negeri. Kalau ditemukan sekolah dalam kondisi butuh perhatian harus ditangani segera,” kata dia.

Kepala TK Pertiwi V, Evi Setyowati, mengungkapkan para siswa sampai sekarang masih belajar di lokasi sementara gedung pertemuan warga RW 015 Jagalan. Kondisi ruang atap yang ambruk masih dibiarkan begitu saja karena menunggu perbaikan dari yayasan.

“Kami berharap perbaikan TK Pertiwi segera terealisasi agar siswa bisa belajar dengan tenang,” kata dia.