Deklarasi Pilpres Damai, Kapolres Klaten Bikin Perempuan Ini Menangis

Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono (kiri), menyerahkan bantuan berupa kursi roda, kruk, dan santunan kepada korban kecelakaan di Plasa Matahari Klaten, Minggu (23/9/2018).(Solopos - Cahyadi Kurniawan)
23 September 2018 19:30 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN—Polres Klaten bersama Forkompimda, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten, partai politik, dan seluruh elemen masyarakat mendeklarasikan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 berlangsung aman, damai, dan sejuk, di halaman Plasa Matahari Klaten, Jl. Pemuda, Minggu (23/9/2018).

Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono, mengatakan deklarasi digelar serentak di seluruh Jawa Tengah. Di Klaten, deklarasi digelar dalam car free day (CFD) di Jl Pemuda. Deklarasi dibacakan oleh Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrahman, ditirukan seluruh perwakilan lembaga, parpol, hingga tokoh masyarakat yang hadir. Deklarasi berisi ikrar untuk menjaga Pilpres tetap aman, damai, dan sejuk. Selain itu, peserta pemilu juga berjanji tidak akan menggelar pakai kendaraan tanpa dilengkapi surat-surat dan kelengkapan standar sesuai aturan. Masyarakat bersepakat tidak menyebar hoaks.

Hari ini kami dan segenap Forkompimpa serta Bawaslu, parpol, dan seluruh elemen masyarakat mendeklarasikan Pemilu damai, aman, dan sejuk. Siapa pun yang terlilih nanti baik presiden maupun anggota legislatif, Klaten harus kondusif,” kata dia, kepada wartawan seusai deklarasi, Minggu pagi.

Agung berharap agar penyelenggara, kontestan, dan warga masyarakat bisa bersama-sama menjaga pesta demokrasi lima tahun sekali itu sukses tanpa kaus, gesekan, hal-hal yang tak diinginkan lainnya.

Ia menjelaskan Polres Klaten juga bakal menindak tegas berupa tilang kepada peserta pawai kendaraan yang tak sesuai dengan ketentuan Undang-undang. Pada kesempatan itu juga Polres Klaten memberikan bantuan kursi roda, kruk, dan santunan, kepada korban kecelakaan di Klaten, Sumiyati, 50, warga Kampung Sikenong, Kelurahan Kabupaten, Klaten Tengah. Akibat kecelakaan, Sumiyati harus menjalani lima kali operasi. Ia pun terpaksa kehilangan pita suara dan mengalami lumpuh. Saat menerima bantuan dari Kapolres itu, Sumiyati menangis haru.

Kami berharap hal ini tidak terulang kepada orang lain. Jadi lengkapi diri dengan surat-surat yang wajib dimiliki saat berkendara. Kendaraan juga harus memenuhi standar keselamatan,” imbuh Agung.

Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrahman, mengatakan deklarasi Pemilu aman, damai, dan sejuk bertepatan dengan hari pertama kampanye Pilpres dan Pileg 2019. Ia menilai materi yang disampaikan dalam deklarasi relevan dengan pemilu damai termasuk komitmen tidak menyebar hoaks.

Hingga saat ini, lanjut Arif, Bawaslu Klaten belum menerima satu laporan pun soal adanya peserta Pemilu yang mendahului start ataupun dugaan pelanggaran lainnya. “Dari deklarasi ini kami berharap teman-teman dari parpol bisa menyampaikan kepada pimpinan parpol agar lebih damai. Kami mengimbau kepada parpol agar menaati peraturan yang ada,” imbau Arif.