Habis Dirampok, Indomaret Tugu Boto Karanganyar Buka Seperti Biasa

Indomaret Tugu Boto, Klodran, Colomadu, Karanganyar, yang dirampok pada Selasa (25/9 - 2018) pagi. (Solopos/Burhan Aris Nugraha)
25 September 2018 16:40 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Minimarket Indomaret Tugu Boto, Klodran, Colomadu, Karanganyar, tetap buka seperti biasanya seusai dirampok pada Selasa (25/9/2018) pagi.

Karyawan yang ditodong pakai benda mirip pistol oleh pelaku juga tetap bekerja seperti biasa. Informasi yang dihimpun Solopos.com di lokasi kejadian, perampokan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu dua orang karyawan laki-laki dan perempuan baru saja membuka toko.

Tiba-tiba mereka didatangi seorang pria berpostur tinggi kurus yang langsung memepet dan menodongkan benda mirip pistol. “Kayaknya jaketnya berwarna gelap, hitam seingat saya dia juga pakai masker,” ungkap karyawan perempuan yang enggan disebutkan namanya ketika ditemui Solopos.com di Indomaret Tugu Boto, Selasa siang.

Awalnya pelaku itu menodong karyawan laki-laki yang diketahui bernama Wanto, kemudian dia beralih menodong karyawan perempuan. Karyawan perempuan itu mengatakan pistol diletakkan di pelipis kanan dekat dengan telinga, sementara tangan kiri membekap mulut karyawan perempuan.

Karyawan perempuan itu sempat melakukan perlawanan dengan menggigit tangan pelaku, namun tak berhasil. Kepala perempuan itu malah dibenturkan ke benda keras setelah menunjukkan isi laci kasir yang kosong.

Lalu, perampok itu memaksa karyawan perempuan menunjukkan lokasi brankas. Karyawan perempuan yang diketahui belum lama bekerja di toko itu pun menunjukkan lokasi brankas dengan posisi mulut masih dibekap dan ditodong pistol.

Setelah berhasil mengambil sejumlah uang dari brankas, pelaku cepat-cepat kabur menggunakan sepeda motor yang diparkir jauh dari jangkauan kamera CCTV. Dia hanya mengambil uang dan tidak mengambil barang-barang lain di dalam toko.

“Soal jumlah [uang] dan bagaimana dia mengambilnya saya tidak tahu,” kata karyawan perempuan.

Beberapa saat setelah kejadian petugas kepolisian dari Polsek Colomadu datang untuk melakukan olah TKP. Siang harinya, toko tetap buka seperti biasanya dan tidak dijumpai garis pembatas polisi.

Meski masih shock, karyawan perempuan itu juga tetap bertugas di kasir hingga siang hari sesuai jam kerjanya.