Kecelakaan Klaten: Pengendara Motor Meninggal Diseruduk Mobil

Evakuasi korban kecelakaan di jalan Daleman-Pakis, Dukuh Jerukan, Desa Sekaran, Wonosari, Klaten, Rabu (26/9 - 2018) malam. (Solopos/Cahyadi Kurniawan)
27 September 2018 16:15 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Seorang pengendara motor meninggal dunia akibat diseruduk mobil di jalan Daleman menuju arah Pakis, Dukuh Jerukan, Desa Sekaran, Wonosari, Klaten pada Rabu (26/9/2018) malam sekitar pukul 18.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, pengendara sepeda motor itu bernama Ibnu Dwi Prasetyo, 25, warga Dukuh Poko, Desa Duwet, Wonosari. Saat kejadian, Ibnu mengendarai sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 6857 OV berboncengan dengan istrinya, Deti Widyaningsih, 23, dan putrinya, Masya Kirani Salsabila yang berusia 1,5 tahun.

Menjelang lokasi kejadian, Ibnu berjalan searah dengan truk tak dikenal. Saat itu, Ibnu memberi tanda lampu sein akan berbelok ke kanan.

Pada saat bersamaan, di belakang Ibnu melaju mobil Honda Jazz merah berpelat nomor AD 8903 UH yang dikemudikan Donie Setyo Wibowo, 41, warga Laweyan, Solo.

Honda Jazz berusaha mendahului truk. Lantaran jarak yang terlalu dekat, benturan sepeda motor dan Honda Jazz tak terhindarkan.

Akibat benturan itu sepeda motor Ibnu terpental ke arah kanan jalan sedangkan Ibnu beserta istri dan anaknya terseret mobil sejauh 50-an meter. Akibatnya, Ibnu mengalami luka berat dan tak sadarkan diri. Ibnu dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST).

Sedangkan istri dan anaknya yang juga terluka dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Delanggu. "Dari hasil olah tempat kejadian perkara, tiga orang di sepeda motor sempat terseret mobil sekitar 50 meter dari lokasi benturan. Mobil mungkin dalam kecepatan tinggi karena sedang berusaha menyalip truk," kata Kanit Laka Satlantas Polres Klaten Ipda Adhi Prasidya Dana Hiswara mewakili Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (27/9/2018).

Seusai kecelakaan Donie tak lantas berhenti. Ia terus melajukan mobilnya melewati Dukuh Krangganan, Desa Sekaran, Wonosari. Mobil Donie ditemukan warga setelah terjebak macet di Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring.

Donie lalu dibawa ke Polsek Juwiring untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Dari keterangan pengemudi, [enggak berhenti karena] takut dikeroyok massa. Ini masih dalam proses pemeriksaan," tutur Adhi.

Di lokasi kejadian, kondisi relatif gelap karena minim penerangan jalan umum. Padahal jalan itu merupakan jalur utama dari Klaten ke Solobaru dan sekitarnya sehingga lalu lintas ramai.

"Kami berharap di sana bisa ditambah penerangan jalan dan masyarakat juga harus selalu hati-hati dan waspada saat berkendara," harap dia.

Kepala Instalasi Promosi dan Humas Rumah Sakit Umum Pusat dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST), Sri Wardani, mengatakan Ibnu tiba di RS tersebut sekitar pukul 19.50 WIB dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Kasubbag Humas RS PKU Muhammadiyah Delanggu, Diniyah Lestari, membenarkan ada anak balita dan seorang ibu korban kecelakaan yang dirawat di RS tersebut. Keduanya dalam kondisi sadar dan mendapatkan perawatan intensif.

Namun, pada Rabu malam, anak balita itu dirujuk ke RSUD dr. Moewardi, Solo. "Yang ibu kondisinya sadar dan masih dirawat. Yang anaknya semalam dirujuk ke Moewardi," ujar dia.