Jalan Sehat Bersama Jokowi Di CFD Solo Ditolak

ilustrasi jalan sehat. (Solopos/dok)
28 September 2018 15:17 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo menolak kegiatan jalan sehat yang digelar Solidaritas Merah Putih (SMP) di kawasan Car Free Day (CFD) Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (30/9/2018). 

Kegiatan jalan sehat tersebut akan dihadiri calon presiden (capres) petahana Joko Widodo (Jokowi). "Kami menerima informasi ada kegiatan jalan sehat melalui medsos [media sosial] di area CFD Jl. Slamet Riyadi kemarin. Kegiatan tersebut digelar di lokasi yang seharusnya bersih dari aktivitas politik,” ujar Ketua ISAC, M. Kurniawan, kepada Solopos.com, Jumat (28/9/2018). 

Ia menjelaskan di sepanjang Jl. Slamet Riyadi sudah terpasang spanduk bertulisan semua kegiatan politik dilarang di CFD. Area CFD merupakan tempat olahraga bukan untuk politik. 

ISAC sudah mengirimkan surat ke Polresta Surakarta, Wali Kota Solo, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo, dan Kepala Satpol PP Solo.

“Inti surat tersebut meminta kepada pihak terkait agar tidak mengizinkan kegiatan itu. Kami mencantumkan lima poin pertimbangan penolakan kegiatan itu agar bisa dijadikan rujukan,” kata dia.

Ia menjelaskan poin tersebut yakni kegiatan berkaitan dukungan capres dan cawapres agar tidak dilakukan di CFD karena berpotensi mengganggu keamanan, ketenteraman, kenyamanan warga Solo, CFD merupakan zona bebas politik baik secara terang terangan atau terselubung.

Selain itu, setiap kegiatan yang mengusung salah satu capres dan cawapres harus memperhatikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2017 yang mensyaratkan adanya izin dari kepolisian setempat, banyaknya penolakan kegiatan jalan sehat oleh Ormas di Solo, dan di Gedung Rahayu Kartopuran ada kegiatan dengan jumlah massa banyak yang diselengarakan Front Anti Komunis (FAK).

“Kami meminta KPU dan Bawaslu tidak memberikan izin kegiatan itu. Jangan sampai kedamaian Kota Solo ini terusik akibat kegiatan jalan sehat,” kata dia.

Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, mengungkapkan sampai sekarang belum menerima pengajuan izin dari panitia jalan sehat. Polresta masih menunggu hasil rapat Pemkot Solo terkait acara jalan sehat sebelum memutuskan soal izin kegiatan itu.