Jalur Pendakian Merbabu Ditutup 8-31 Oktober Karena Rusak

Gunung Merbabu. (Solopos/Dok)
28 September 2018 20:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Semua jalur pendakian ke Gunung Merbabu akan ditutup sementara pada 8-31 Oktober 18. Penutupan tersebut berkaitan dengan rencana pemeliharaan jalur pendakian yang saat ini kondisinya rusak parah, licin, dan membahayakan pendaki.

Gunung Merbabu memiliki lima jalur pendakian resmi, yakni jalur Selo di Dukuh Genting, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Boyolali; jalur Cunthel di Dukuh Cunthel, Kopeng, Kecamatan Getasan; serta jalur Thekelan di Dukuh Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang; jalur Suwanting di Dukuh Suwanting, Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan; serta jalur Wekas, Dukuh Kedakan, Desa Kenalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.

Informasi penutupan jalur pendakian tersebut diumumkan lewat surat edaran Balai Taman Nasional Gunung (BTNG) Merbabu SE.532/T.35/TU/EVLAP/2018 bernomor tertanggal 27 September 2018 yang ditandatangani Kepala BTNG Merbabu Edy Sutuyarto.

Surat edaran itu menyebut penutupan memperhatikan kondisi jalur pendakian yang perlu dilakukan perbaikan dan pemeliharaan. Selain itu juga memperhatikan aspek keselamatan pengunjung atau pendaki.

"Maka semua jalur pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu ditutup sementara terhitung mulai 8 sampai 31 Oktober 2018," sebut Edy dalam surat yang disebarkan Jumat (28/9/2018) itu.

BTNG Merbabu meminta seluruh pegawai dan stakeholders untuk menyosialisasikan SE tersebut kepada para pendaki agar dipatuhi. Sementara itu, Kasubbag TU BTNGMb, Johan Setiawan, menjelaskan kondisi jalur pendakian Gunung Merbabu saat ini rusak parah, trap-trap sudah longsor tergerus sehingga licin dan membahayakan.

Selain itu, saat ini juga banyak alur baru karena pendaki membuat alur-alur sendiri untuk menghindari jalur pendakian yang licin. Alur baru itu dikhawatirkan mengancam keberadaan eidelweis.

"Banyak pendaki yang tergelincir cedera serta banyak vandalisme dan sampah di sepanjang jalur," ungkapnya.

Sebelumnya, penutupan jalur pendakian Gunung Merbabu  juga pernah dilakukan selama sebulan pada Februari 2018 lalu dalam rangka pemeliharaan atau pemulihan kawasan.