Aduh, Kali Pepe Penuh Sampah

Kondisi Kali Pepe di belakang Terminal Tirtonadi, Gilingan, yang penuh sampah, pekan lalu. - Nicolous Irawan
30 September 2018 21:25 WIB Ratih Kartika Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dari pantauan Solopos.com, warna air kali itu hitam. Namun, warga setempat mengaku tak membuang sampah ke kali itu. Rumah-rumah di kawasan itu terlihat memiliki tempat sampah di depan rumah masing-masing.

Ketua Rukun Warga (RW) 002, Kelurahan Manahan, Joko, menyebut pembuang sampah ke Kali Pepe bukan warga di daerah itu. Joko mengaku tak tahu yang memenuhi sungai yang baru beberapa waktu lalu ditata. Joko  malah menyebut orang yang membuang sampah hanya lewat di dekat RW-nya. "Enggak pernah lihat warga RW sini [buang sampah]. Kalau lihat ya langsung ditegur," kata Joko, Sabtu (28/9/2018).

Joko menjelaskan dedaunan juga sering terjatuh di dekat kali. Selain itu, tumpukan-tumpukan sampah yang menggenang di kali tersebut pada saat hujan akan naik bersama air lalu ikut menyusut. Air hujan tersebut akan menggenang hingga  hampir memenuhi kali dan menyusut dalam waktu 15 menit setelah hujan reda.

Asisten sopir pengangkut sampah wilayah Mangkunegaran, Agus, pernah memergoki pembuang sampah ke Kali Pepe. Agus menjelaskan pembuangan sampah tersebut telah berlangsung sejak sebelum Kali Pepe direnovasi.

Warga Jalan Garuda 3 RT 002/RW 001, Kelurahan Manahan, Banjarsari, Malika, mengaku beberapa hari lalu memergoki orang yang tak dia kenal membuang sampah di dekat rumahnya. Malika menuturkan pembuang sampah tersebut mengendarai sepeda motor dan langsung melesat saat dia meneriakinya. "Pas duduk-duduk di depan [rumah], lihat dan diteriaki malah melesat," jelas Malika.