Kebakaran Sragen: Bengkel Seisinya Terbakar, Pemilik Rugi Rp1,2 Miliar

Tim pemadam kebakaran (damkar) Sragen memadamkan kobaran api di bengkel wilayah Gawan, Tanon, Minggu (30/9 - 2018). (Solopos/Kurniawan)
30 September 2018 17:15 WIB Kurniawan Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Bengkel Mitra Baru di RT 010 Desa Gawan, Tanon, Sragen, ludes terbakar pada Minggu (30/9/2018) sekitar pukul 12.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1,247 miliar.

Pantauan Solopos.com, kejadian itu sempat membuat warga sekitar panik lantaran lokasi kebakaran berada di pemukiman padat penduduk. Bengkel tersebut terletak di pinggir Jalan Raya Pungkruk-Gabugan tepatnya sebelah barat Jembatan Gawan.

Sekitar pukul 13.30 WIB kobaran api berhasil dikendalikan tim pemadam kebakaran (damkar) Sragen. Tapi bangunan bengkel dan isinya ludes terbakar, termasuk tiga mobil, dua sepeda motor, peralatan scan injeksi, dan spare parts.

Beruntung saat kejadian pemilik bengkel dan keluarganya sedang keluar rumah. Bengkel tersebut juga sedang tutup. “Kerugian materiil Rp1,247 miliar,” ujar Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiarto, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman.

Dia menjelaskan kebakaran bengkel milik Teguh Widodo itu kali pertama diketahui Ketua RT 010. Saat itu Ketua RT mendengar suara ledakan keras dari arah bengkel. Seketika itu juga dia berlari keluar rumah untuk melihat sumber suara.

“Saat itu terlihat kepulan asap dan kobaran api di bengkel milik korban. Sontak saksi [Ketua RT] berteriak minta tolong kepada masyarakat. Warga pun langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya,” sambung Kapolsek.

Saat itu juga warga menghubungi tim damkar Sragen dan Gemolong untuk meminta bantuan. Langkah tersebut tepat lantaran beberapa menit kemudian beberapa armada damkar Sragen dan Gemolong tiba di lokasi kejadian.

“Sekitar satu jam sejak kali pertama diketahui terjadinya kebakaran, api bisa dikendalikan. Tinggal mematikan bara api saja. Tapi bangunan bengkel dan isinya terlanjur terbakar. Cukup banyak aset bengkel yang terbakar,” kata Heru.

Tiga mobil yang terbakar yaitu Daihatsu Ayla keluaran 2015, Great Corolla, dan Mitsubishi Galant. Sedangkan sepeda motor yang terbakar yaitu Honda Beat dan Yamaha F1ZR. Ada juga tiga alat scan untuk sistem injeksi kendaraan.

Ihwal penyebab kebakaran, menurut Heru, diduga hubungan pendek arus listrik (korsleting). “Beruntung api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan rumah di sekitarnya. Kebetulan di perumahan padat,” imbuh dia.

Sedangkan pemilik bengkel, Teguh Widodo, mengaku bersyukur tidak ada anggota keluarganya yang celaka atau terluka. Tapi ludesnya bangunan dan isinya cukup membuat dia dan keluarganya merasa sangat terpukul.